Pembelajaran Konservasi Lingkungan Melalui Sekolah Gunung

Pembelajaran Konservasi  Lingkungan Melalui  Sekolah Gunung

Wonogiri – Kabupaten Wonogiri masuk dalam wilayah rawan bencana alam. Berdasarkan data kejadian bencana alam hingga bulan September 2017 terjadi  sebanyak 89 bencana alam  dan 14 kejadian kebakaran dengan total kerugian mencapai Rp. 1,5 Milyar. Guna meminimalisir dampak bencana perlu adanya edukasi kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana alam, BPBD Kabupaten Wonogiri melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Sungai yang diselenggarakan di Ruang Girimanik Setda Kabupaten Wonogiri, Senin (9/10).

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyapa warga Bukit Gendol Kecamatan Bulukerto

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto menyampaikan bahwa gagasan sekolah gunung merupakan upaya menjadikan kawasan rawan bencana menjadi  pusat pembelajaran konservasi yang menopang mitigasi bencana. Bambang menegaskan bahwa sekolah gunung bukan merupakan sekolah formal tetapi lebih mengarahkan upaya penyadaran dan pemberdayaan bersama akan pentingnya ekosistem dan kelestarian lingkungan bagi kehidupan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Suharno mengatakan bahwa pengelolaan kawasan pegunungan di Kabupaten Wonogiri sudah mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat wisata alam. “Pengelolaan kawasan alam sebagai obyek wisata yang dilakukan oleh masyarakat secara tidak langsung menjaga kelestarian pegunungan. Dengan demikian pegunungan yang dikelola ini tidak akan dirusak atau ditebang sembarangan sehingga tidak akan menimbulkan bencana alam, tanah longsor misalnya.” terang Suharno. Lebih lanjut Suharno berharap bahwa dengan adanya sosialisasi ini akan memberi satu edukasi kepada masyarakat bagaimana berpartisipasi dan menumbuhkan kemandirian masyarakat terhadap lingkungannya serta tanggap apabila suatu saat terjadi bencana alam.

Sosialisasi Sekolah Gunung diselenggarakan selama sehari ini menghadirkan pembicara dari BPBD Kabupaten Wonogiri, BP Das Solo dan Mbah Sadiman Tokoh Pelestari Lingkungan dari Kabupaten Wonogiri. (Humas_kangutis)

 

 

Share with:


Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.