HUT KE-19 DHARMA WANITA PERSATUAN, AJAK BER-EMPATI PADA PENDERITA GONDOK, KRETIN DAN STUNTING

HUT KE-19 DHARMA WANITA PERSATUAN, AJAK BER-EMPATI PADA PENDERITA GONDOK, KRETIN DAN STUNTING

WONOGIRI – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Wonogiri mengajak segenap anggotanya untuk berempati dan ikut berperan dalam mencegah dan menanggulangi penyakit gondok, kretin dan stunting pada resepsi dan seminar memperingati HUT ke-19 DWP. Acara digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (19/12), dihadiri Bupati Wonogiri, para kepala OPD, Gabungan Organisasi Wanita, Ketua DWP Instansi dan Kecamatan.

Ketua DWP Kabupaten Wonogiri Ny. Sri Suwarni Suharno, SP, menyatakan, peringatan HUT DWP diisi dengan berbagai kegiatan, yaitu donor darah, pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim dan payudara, bakti sosial di Desa Pucung Kismantoro, bantuan Orang Tua Asuh bagi siswa SD, dan pelatihan bantuan psikologi awal untuk korban bencana alam. Resepsi dan Seminar dilaksanakan sebagai acara puncak, dengan mengambil tema “Cegah dan Tanggulangi Penyakit Gondok Kretin dan Stunting Guna Mendukung Panca Program Pemkab Wonogiri di Bidang Kesehatan”.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam sambutannya menyampaikan, Gondok, Kretin, dan Stunting bukan sekedar persoalan kesehatan saja, tetapi juga dipengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat yang belum memiliki kesadaran hidup sehat, dan masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan. Pemerintah pun telah mengambil sejumlah langkah untuk menanggulanginya.

“Pemerintah telah melakukan intervensi pasar, mengawasi peredaran garam beryodium di pasar, akan tetapi langkah itu pun belum mampu memberi hasil yang memuaskan karena masih belum mampu merubah pola pikir masyarakat, untuk mengatur pola supan gizi yang berimbang karena kondisi ekonomi yang terbatas,” paparnya.

Disamping itu, kondisi Kabupaten Wonogiri secara geografis juga menjadi kendala tersendiri untuk melakukan gerakan penanggulangan gondok, kretin, dan stunting.

“Kerja sosial kita untuk membangun kesadaran masyarakat terbentur pada kondisi topografi dan geografi yang berat, sulit untuk dijangkau para petugas. Untuk itu butuh kerjasama unsur pemerintah, masyarkat, dan CSR dari berbagai perusahaan,” tutupnya.
Seminar kesehatan yang digelar, menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri dr. Adhi Dharma, dan dr. Choirunnisa Wardhani, MSc, MM. (admin-est)

Share with:


Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.