BUPATI JOKO SUTOPO BERKOMITMEN SELESAIKAN MASALAH SERTIFIKAT TANAH WARGA NGROTO

BUPATI JOKO SUTOPO BERKOMITMEN SELESAIKAN MASALAH SERTIFIKAT TANAH WARGA NGROTO

WONOGIRI-Bupati Wonogiri Joko Sutopo berkomitmen menyelesaikan sertifikat tanah warga dusun Ngroto Desa Pare Selogiri yang selama puluhan tahun tidak kunjung kelar. Hal ini disampaikan Bupati Joko Sutopo ketika menggelar sarasehan dengan warga desa Pare yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin siang (12/11).Kasus sertifikat tanah bermula dari bencana tanah bergerak yang terjadi di Dusun Ngroto Desa Pare Selogiri pada tahun 1999 yang lalu. Kemudian dilakukan relokasi hunian warga dusun Ngroto ke lahan hutan milik Perhutani dan hingga kini sertifikat tanah hunian yang baru belum juga terbit.

Bupati Joko Sutopo menyampaikan bahwa proses penyelesaian sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri ketika berkirim surat kepada Dirjend Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang isinya bahwa masyarakat Dusun Ngroto sudah menempati lahan hutan perhutani sejak tahun 2003 dan sudah menyerahkan sertifikat tanah kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri.  “Pada tanggal 10 November 2010, Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui APBD Kabupaten Wonogiri telah mencukupi ganti rugi tegakan dan reboisasi sebesar Rp. 252.597.250,- Proses selanjutnya 17-20 Desember 2012, Tim Terpadu Pengkajian Lapangan dibentuk Perhutani untuk menentukan kelayakan lahan hutan yang ditempati memang benar layak sebagai hunian. Kemudian, pada 6 Mei 2016, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menerima surat bahwa kawasan lahan hutan dapat digunakan sebagai tempat hunian dengan syarat yang telah ditentukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Joko Sutopo menyampaikan agar warga dusun Ngroto sedikit bersabar karena proses penerbitan sertifikat masih terus akan diupayakan. “Saya bukan orang yang suka menunda masalah, karena besok hari juga akan menjadi masalah. Dan saya sudah menugaskan Sekretaris Dinas Pera dan KKP untuk berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk mendapatkan kepastian kapan kami bisa berproses dari rekomendasi yang telah dikeluarkan sejak tahun 2016. Dan hasil dari koordinasi ini, yang akan menjadi acuan langkah dan  kebijakan apa yang akan diambil untuk segera menindaklanjutinya.” terang Joko Sutopo.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Wonogiri, Rio Sumardiyanto yang juga hadir pada sarasehan ini menyampaikan bahwa BPN Kabupaten Wonogiri bekerja sama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri agar masalah sertifikat tanah warga dusun Ngroto ini segela dapat diselesaikan. “Semua dapat terwujud apabila persayaratan teknis nanti dapat terpenuhi, sehingga warga masyarakat dapat segera mendapat sertifikat tanah miliknya,’ tandasnya.(Admin)

 

Share with:


Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.