BUPATI BUKA MUSCAB PWRI WONOGIRI

BUPATI BUKA MUSCAB PWRI WONOGIRI

WONOGIRI – Bupati Wonogiri, Joko Sutopo membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Wonogiri yang di gelar di Gedung Giri Cahaya, Senin (27/1). Hadir dalam kesempatan tersebut pengurus daerah PWRI Provinsi Jawa Tengah,  PWRI Soloraya, pengurus cabang PWRI Kabupaten Wonogiri, serta para peserta Muscab PWRI se-Wonogiri.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa Muskab menjadi mekanisme kelembagaan untuk memastikan roda organisasi terus bergerak ke depan sesuai kondisi jaman, tetap berlandaskan Doktrin dan kode Etik PWRI. Sebagai organisasi yang menghimpun purna tugas perangkat pemerintahan, PWRI menjadi wadah untuk mempererat kesatuan, persatuan dan solidaritas wredatama serta menjadi alat pemersatu bangsa.

“PWRI ini beranggotakan sumber daya manusia yang tertempa oleh berbagai peristiwa dan telah mengarungi dinamika pemerintahan yang ada. Tentunya ada satu hal yang menjadi milik PWRI tetapi belum dimiliki oleh lembaga lain, yaitu pengalaman menjalani sejarah. Nah dengan latar belakang ini, PWRI menjadi penuntun bagi para penerus tugas pengabdian kepada negara dan bangsa,” kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap eksistensi PWRI yang sampai sekarang ini masih ada di tengah masyarakat. “Saya merasakan keberadaan PWRI sangat dirasa masyarakat. Oleh karenanya, saya berharap PWRI untuk bisa dijaga dan dipertahankan supaya tetap berkembang dan memberikan manfaat bagi anggotanya, ” imbuhnya.

Disamping terus menyediakan diri untuk berbakti pada negara dan masyarakat, imbuh Bupati, yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana secara internal PWRI senantiasa  berupaya meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup wredatama itu sendiri.  Upaya harus dilakukan secara bersama-sama, antara berbagai komponen yang ada. “Termasuk Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang harus selalu mengusahakan kesejahteraan yang layak bagi kehidupan wredatama, sebagai penghargaan atas pengabdiannya kepada negara dan bangsa. Dengan terjalinnya sinergi tersebut, maka tidak akan ada kerenggangan hubungan, yang menjadi modal yang sangat berharga untuk Sesarengan mBangun Wonogiri.” (est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.