oleh

BPBD Kabupaten Wonogiri Gerak Cepat Tangani Bencana Di 3 Kecamatan

Cuaca yang kurang menentu menyebabkan dibeberapa lokasi di Kabupaten Wonogiri terjadi bencana alam. Yang sering terjadi adalah dikarenakan hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi tersebut merupakan suatu hal yang sulit untuk kita kendalikan.

Namun, ketika terjadi kemungkinan bencana, antisipasi hal tersebut jauh hari dilakukan. Salah satu antisipasi tersebut adalah penekanan serta sosialisasi penanganan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Wonogiri.

Bambang Haryanto, selaku Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri bersama timnya secara cepat merespon adanya kejadian bencana alam. Respon cepat BPBD Wonogiri sebagaimana tanggal 25 Januari 2017 dilaporkan sebagai berikut :

Telah bencana tanah longsor di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Wonogiri akibat hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang. Antara lain :

  1. KECAMATAN JATISRONO

Kronologis dan dampak :

  • Sekitar pukul 15.20 Wib terjadi pohon tumbang menimpa rumah Bp Marimin, alamat di Dsn Ngrompak Rt 02 Rw 03 Desa Ngrompak  Kec Jatisrono. Kerusakan beberapa atap genting mengalami kerusakan kerugian sekitar +/- Rp 750.000,-
  • Sekitar pukul 15.00 wib  terjadi talud jembatan longsor lokasi di Dsn Mloko Rt 04  Rw 01 Desa  ngrompak Kec Jatisrono, taksir kerugian sekitar +/-  Rp 15.000.000,-
  • Sekitar pukul 15.30 Wib terjadi jalan Desa longsor lokasi di Rt 02, Rw 03  Dsn Tanduran Desa Jatisari, Kec Jatisrono, volume kerusakan panjang 20 meter tinggi 3 meter, taksir kerugian sekitar +/-  Rp 22.500.000,-
  1. KECAMATAN SELOGIRI

Kronologis dan dampak :

Sekitar Pukul 18.20 Wib, Rumah Bp Kuriman ( 61 th ) d/a Dsn Beran, Rt 05 Rw 03 Desa Kepatihan, Kec Selogiri, mengalami kerusakan pada pondasi rumah serta dinding retak di beberapa tempat akibat saluran gorong2 air di bawah rumah ambrol, taksir kerugian +/- Rp. 14.500.000,-

  1. KECAMATAN TIRTOMOYO

Sekitar pukul 23.45 wib, Rumah dapur milik Bp Sukasno, Dsn Tulakan Rt 02 Rw 03 Desa Sukoharjo, Kec. Tirtomoyo, mengalami kerusakan pada dinding belakang sehingga ambrol dg volume panjang 5 meter lebar 3 meter, taksir kerugian +/- Rp 4.500.000,-

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka

Penanganan :

Langkah penanganan awal dilakukan evakuasi pada penghuni rumah terdampak. Hari itu juga dilakukan upaya pemulihan kembali secara bersama sama dengan warga masyarakat dibantu personil TNI, Polri serta relawan FPRB. Khusus penanganan infrastruktur terdampak di wilayah masih dalam proses kajian tekhnis, namun untuk pengamanan telah dilakukan upaya pemberian tanda peringatan di lokasi terdampak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama