WONOGIRI BERANGKATKAN 313 JAMAAH CALON HAJI

WONOGIRI BERANGKATKAN 313 JAMAAH CALON HAJI

WONOGIRI – Sejumlah 313 Jamaah Calon Haji (Calhaj) Wonogiri tahun 2018 diterima di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri, Rabu (25/7). Mereka mengikuti upacara seremoni pelepasan Calhaj yang dihadiri Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sekretaris Daerah, Drs. Suharno, M.Pd selaku ketua panitia pemberangatan dan pemulangan haji Kabupaten Wonogiri menjelaskan bahwa jamaah calhaj sejumlah 313 ini pembagiannya dibagi menjadi 2 kloter.

“Wonogiri masuk dalam Kloter 41 dan 42. Kloter 41 sejumlah 19 jamaah akan berangkat hari Sabtu (28/7) jam 13.30 WIB. Sedangkan kloter 42 berangkat hari Minggu (29/7) jam 03.00 dini hari dengan jumlah 294 jamaah,” terangnya.

Kepala kantor Kemenag Wonogiri Drs. H Subadi, M.Si menambahkan bahwa hari ini merupakan hari yang penuh nikmat. Karena terkait urusan haji, maka menjadi sangat luar biasa bagi para tamu Allah ini. “Haji ini  ibadah yang berbeda dengan ibadah lain. Missal diundang di pendopo sperti ini, malam-malam pun juga oke kalau urusannya haji,” kelakarnya.

Ditambahkan bahwa Pemerintah sendiri telah berusaha bagaimana jamaah menjadi haji yang mandiri, yang ujung-ujungnya menjadi haji mabrur. Tugas Pemerintah adalah memberikan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan kepada seluruh jamaah.

Sementara Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, SH saat menyampaikan sambutannya megatakan bahwa dirinya secara pribadi, jajaran Pimpinan, serta Forkopimda sangat haru dan bangga dengan para tamu Allah ini. “Penting sekali jika segenap jamaah Calhaj dari Kabupaten Wonogiri mengikuti petunjuk dan bimbingan yang disampaikan oleh para pendamping dan tim kesehatan. Mengingat ibadah haji dilaksanakan untuk memenuhi kesempurnaan rukun Islam, akan menjadi lebih sempurna ketika dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar tanpa gangguan apapun.”

Perjalanan ibadah haji tahun ini dihadapkan dengan tantangan yang sangat berat, yaitu bersamaan dengan musim panas yang luar biasa, dimana suhu di tanah suci Mekah nanti diperkirakan pada kisaran 41-430 Celcius. Kondisi ekstrem yang sangat berbeda dengan iklim yang ada di tanah air, tentunya akan menjadi ujian secara fisik bagi jamaah calon haji.

“Butuh waktu tahunan untuk dapat berangkat ke tanah suci, butuh antrian yang sangat panjang untuk dapat bersujud ke haribaan Allah SWT dan melaksanakan rukun haji di Masjidil Haram, wukuf di Padang Arafah, juga melempar Jumroh di Mina. Untuk itu, kepada segenap jamaah calon haji Kabupaten Wonogiri, sekali lagi saya ingatkan agar dapat melakukan persiapan yang terbaik, untuk dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan khusyuk,” imbuhnya.

Wabup juga mengingatkan Calhaj dari Wonogiri untuk tetap menjaga kesopanan dan adab yang baik sebagaimana budaya bangsa Indonesia yang dikenal santun. “Saat ini, bapak ibu sekalian menjadi duta bangsa, sehingga perlu untuk menjaga sikap dan tutur kata yang baik.”

Tercatat Calhaj tertua dari Wonogiri berusia 83 tahun atas nama Sutimin Tomo Wiyono dari Sendangijo, Selogiri dan calhaj temuda berusia 22 tahun atas nama Ihsan Nur Hidayat Sutarso dari Tubokarto, Purwantoro. Yang menarik, ada Calhaj yang berprofesi sebagai penjual cilok keliling bernama Giman  dari Karang, Slogohimo yang tahun ini juga menunaikan ibadah haji. Giman mendapat sambutan dan apresiasi luar biasa dari hadirin yang hadir pada pagi itu. (HUMAS-est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.