oleh

22 TAHUN OTONOMI DAERAH, BANYAK MANFAAT POSITIF BAGI MASYARAKAT

WONOGIRI – Pelaksanaan Hari Otonomi  Daerah atau Otda Ke XXII secara serentak digelar di seluruh nusantara. Di Wonogiri pun demikian, untuk memperingatinya digelar upacara di alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri, Rabu (25/4). Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, SH bertindak sebagai inspektur  memimpin jalannya upacara. Peringatan Otda tahun ini adalah “Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis”.

“Tidak bisa dipungkiri, selama 22 tahun implementasi otonomi daerah, sudah begitu banyak hal positif yang dirasakan rakyat Indonesia, antara lain pembangunan sarana dan prasarana semakin menggeliat sesuai potensi daerah dengan tingkat akurasi yang tinggi serta mengakomodir keinginan masyarakat. Otonomi daerah telah mendorong adanya proses pengambilan keputusan publik yang lebih partisipatif juga demokratis lewat Pemilihan Kepala Daerah,” kata Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI.

Buah positif lainnya dari otonomi daerah adalah munculnya pemerintahan yang lebih responsif akan kebutuhan masyarakat setempat. Peran aktif masyarakat dalam memberikan kontrol sosial juga turut terdorong, sehingga tercipta pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, banyak bermunculan inovasi-inovasi yang dilakukan daerah dalam upaya membangun dan mensejahterakan masyarakatnya.

Sementara pelaksanaan Otda di Kabupaten Wonogiri mengalami perkembangan yang boleh dikata cukup membanggakan. Betapa tidak,  nilai IPM (Index Pembangunan  Manusia) di Wonogiri telah mencapai 68,23 persen. Angka tersebut,  menempatkan Pemkab Wonogiri berada di ranking ke 56 dari seluruh kabupaten/kota se  Indonesia. (HUMAS-est)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama