KPM PKH GRADUASI DI WONGIRI DAPAT BANTUAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL

KPM PKH GRADUASI DI WONGIRI DAPAT BANTUAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL

WONOGIRI — Sebanyak 79  Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) graduasi yang tersebar di 23 Kecamatan Kabupaten Wonogiri mendapatkan bantuan kewirausahaan sosial dari Kementerian Sosial RI. Bantuan langsung berbentuk tunai sebesar Rp  500 ribu per orang. Hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah terhadap KPM PKH graduasi atau yang sudah lolos dari pendampingan PKH. Diharapkan bantuan itu dipergunakan untuk manambah modal usaha.

“Bantuan ini sebagai tambahan modal agar kesejahteraan mereka tidak turun lagi. Kami bantu mereka dengan modal usaha agar perekonomian dan usaha mereka bisa menggeliat lagi. Sehingga tidak menjadi miskin kembali karena situasi saat ini,” kata  Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri Kurnia Listiyarini, Ap, M.Si, Selasa (20/10) di ruang Khayangan kompleks Setda.

Menurut dia, bantuan tersebut untuk menambah modal usaha bagi KPM PKH graduasi di tengah pandemi Covid-19. KPM PKH graduasi artinya keluarga yang sudah lulus dari program PKH atau sudah dinyatakan mampu dan mendiri dalam perekonomian keluarganya. Lebih lanjut Kadinsos dikatakan bahwa bantuan itu disalurkan kepada KPM yang sudah menyatakan mandiri dan mampu karena usahanya sudah berkembang. Bantuan itu sendiri bertujuan agar usaha yang kini sudah dijalankan tetap bertahan. Karena di tengah pandemi Covid-19 ini ekonomi sedang kurang membaik.

“Data dan kuota sebanyak 79 orang tersebut berasal dari Kementerian Sosial. Selain itu, KPM yang berhak menerima bantuan tersebut merupakan keluarga yang mempunyai usaha. Jika KPM yang sudah lulus dari PKH namun tidak mempunyai usaha tidak berhak menerima,” imbuh Kurnia.

Ditambahkan, PKH yang menerima bantuan itu terpetakan menjadi enam jenis usaha. Pertama, usaha toko kelontong sebanyak 11 KPM. Kedua, usaha kuliner sebanyak 24 KPM. Ketiga, perdagangan sebanyak 30 KPM. Keempat, usaha pertanian sebanyak empat KPM. Kelima, penjahit sebanyak empat KPM. Keenam, usaha peternakan sebanyak enam KPM.

Menurutnya, di Wonogiri graduasi KPM PKH dari Januari hingga September 2020 ada 805 keluarga.  Mereka tidak hanya semata-mata menyatakan keluar dari anggota PKH, namun juga diberi pendampingan agar mereka tetap sejahtera dan tidak turun lagi menjadi miskin.

“Waktunya dua pekan untuk memanfaatkan bantuan itu. Tapi ya harus ada bukti bahwa uang itu digunakan untuk modal usaha. Kalau belanja untuk kebutuhan toko di grosir yang ada kwitansinya. Kemudian nanti dilaporkan kepada kami,” tandasnya.

Sementara Plt Bupati Wongori Edy Santosa, SH saat menghadiri acara menyatakan bahwa Pemerintah hadir dan memastikan masyarakat khususnya para PKH graduasi agar tidak akan kembali turun ekonominya walaupun sedang pandemi. Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat melanjutkan roda ekonomi daerah. “Yang mempunyai usaha diharapkan tidak patah semangat di tengah pandemi ini. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai proposal yang diajukannya,” kata Edy. (est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.