DEKLARASI WARGA PEDULI AIDS KABUPATEN WONOGIRI

DEKLARASI WARGA PEDULI AIDS KABUPATEN WONOGIRI

Wonogiri_AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan penyakit merupakan kumpulan dari gejala dan infeksi atau biasa disebut sindrom yang diakibatkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia karena virus HIV, sementara HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang dapat melemahkan kekebalan tubuh pada manusia. Jika seseorang terkena virus semacam ini akan mudah terserang infeksi oportunistik atau mudah terkena tumor. Untuk sampai saat ini, penyakit HIV AIDS belum bisa disembuhkan dan ditemukan obatnya, kalau pun ada itu hanya menghentikan atau memperlambat perkembangan virusnya saja.

Dengan tingkat penyebaran yang tidak bisa terdeteksi secara mudah, Pemerintah Kabupaten Wonogiri mendorong adanya partisipasi dari warga masyarakat agar lebih peduli terhadap penyebaran penyakit AIDS. Bupati Wonogiri, Joko Sutopo dalam acara Deklarasi Warga Peduli AIDS yang diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Manyaran, (Rabu/ 22/8), menyampaikan masih banyak warga yang belum memahami betul tentang AIDS dan kenapa bisa terkena AIDS. “Dari data yang masuk sebanyak 424 penderita AIDS di kabupaten adalah mayoritas ibu rumah tangga yang suaminya merantau. Penyebaran HIV/AIDS ditentukan gaya hidup tidak memandang ekonomi miskin ataupun kaya. Berfungsinya WPA di tiap kecamatan agar dpt mengedukasi dgn pemamahan fungsi pencegahan dan pendampingan dengan sosialisasi. Peran puskesmas optimalkan pemerintah Kabupaten menghapus Retribusi kesehatan untuk bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Semantara itu, Kepala DKK Wonogiri, Adi Dharma memaparkan Warga peduli AIDS (WPA) adalah sebuah usaha membangun kepedulian masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS. “Melalui warga peduli AIDS ini diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung dalam mendukung upaya perubahan perilaku menjadi lebih kondusif. Pertemuan Warga Peduli AIDS ini diharapkan memberikan solusi dimasa yang akan datang kepada masyarakat khususnya di kabupaten Wonogiri,” tambahnya.

lebih lanjut, Adi Dharma menjelaskan WPA mengajak para warga untuk meningkatkan pengetahuan tentang HIV-AIDS yang benar agar tidak ada lagi pengucilan pada ODHA. Dengan berbagai kegiatannya, WPA dapat mengajak masyarakat di sekitarnya untuk memahami persoalan HIV AIDS secara lebih mendalam. Sehingga mereka tidak lagi mendiskriminasikan ODHA yang ada di sekitarnya. Terbentuknya WPA jgn hanya nama saja akan  tetapi bisa terbukti kerjanya. (Admin-Humas).

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.