247 ORANG IKUTI BAKSOS OPERASI KATARAK, PTERIGIUM, DAN HERNIA DI WONOGIRI

247 ORANG IKUTI BAKSOS OPERASI KATARAK, PTERIGIUM, DAN HERNIA DI WONOGIRI

WONOGIRI — Kegiatan bakti sosial operasi katarak, pterigium, dan hernia Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat Kejaksaaan Agung Republik RI dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Jawa Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang digelar di Wonogiri, Jumat (23/2) hingga Minggu (25/2) mendapatkan respon positif dari masyarakat luas. Dari 236 kuota yang disediakan dalam baksos, keikutsertaan peserta yang lolos screening kesehatan mencapai 247 orang.

“Peserta yang belum terlayani pada tahap kegiatan baksos ini, atas kebijakan Bapak Bupati tetap akan dilaksanakan pada waktu berikutnya secara reguler dan periodik, melalui program jamkesda dengan tetap menamai kegiatan sebagai baksos Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat dan Wilayah Jawa Tengah,” ungkap Direktur RSUD Soediran Mangoen Sumarso Wonogiri, dr. Setyarini, M.Kes, Jumat (23/2)

Sebanyak 2 Dokter Spesialis mata, 2 Dokter Spesialis Anestesi, 5 Dokter Umum, dan 45 Perawat dari RSUD diperbantukan untuk mendukung baksos ini. “Sarana dan alat kesehatan berupa 4 ruang operasi, 35 dan 25 paket obat, 2 unit ambulance, serta Laboratorium/radiologi/farmasi/INOS & loundry/IBS/IPSRS/Irna/Irja/Gizi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan membuka kegiatan baksos di aula RSUD Wonogiri, Kepala Kejaksaan Agung RI, DR. HM Prasetyo, SH, MH mengatakan bahwa kegiatan ini bukan pertama kalinya dilaksanakan. “Sebelumnya juga pernah kita adakan kegiatan serupa di Sukabumi, Papua, Makasar, Jakarta, dan yang terakhir di NTB. Kami ingin berkontribusi dengan hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diakui Kejagung sangat membantu mayarakat kurang mampu. Sebab jika operasi dilakukan mandiri, bisa menelan biaya sekitar Rp 10 jutaan. “Kami sangat senang jika melihat kebahagian dari masyarakat ketika sudah normal lagi, hambatan berupa penyakit sudah bisa diangkat. Mereka bisa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa keluhan lagi.”

Sementara Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, SH, mewakili Bupati Wonogiri menghaturkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dilaksanakannya kegiatan bhakti sosial operasi katarak, pterygium dan hernia di Kabupaten Wonogiri.  Harapannya, kegiatan yang dilandasi rasa kebersamaan dan kemanusiaan ini memberi manfaat yang sebesar-besarnya kepada warga penderita, dan menjadi langkah awal untuk memulai kehidupan yang lebih baik pada masa-masa mendatang.

“Ditetapkannya Kabupaten Wonogiri sebagai titik pelaksanaan bhakti sosial kesehatan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami, karena mampu bersinergi dengan program-program yang ada.” (HUMAS-est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.