oleh

Bupati Wonogiri : Festival Reog Wonogiri Sarana Lestarikan Budaya Tradisional

Festival Reog menjadi sarana untuk melestarikan budaya tradisional Reog yang tumbuh subur di Kabupaten Wonogiri. Hal tersebut mengemuka usai deklarasi paguyuban seniman seniwati reog se Kabupaten Wonogiri, Rabu (23/02/2017), di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Wonogiri.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menjelaskan hal tersebut usai mendengar paparan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Wonogiri, Sentot Sujarwoko SH. Bahwa di setiap gelaran Festival Reog di Ponorogo, Tim Reog Kabupaten Wonogiri selalu menyabet gelar Juara Umum.

Menurut Mas Jekek, panggilan akrab Bupati Wonogiri, potensi tersebut harus diimbangi dengan pola pembinaan yang tepat, dengan membentuk wadah untuk membangun soliditas dan kekompakan para pelaku seni reog, sekaligus harus diberikan ruang untuk berekspresi, ruang untuk tampil di khalayak umum, sehingga seni reog mendapat tempat di hati masyarakat.

Lebih lanjut, mengenai Festival Reog di Kabupaten Wonogiri, program agar disusun dengan sebaik-baiknya. Hal ini sebagai langkah sederhana namun memiliki impact yang luar biasa bagi upaya pelestarian seni tradisional. Karena dengan adanya Festival akan memacu para seniman seniwati reog untuk terus berkarya demi meraih prestasi yang terbaik.

Usai deklarasi, Mas Jekek ikut menyaksikan latihan dan penampilan Reog Wonogiri yang dilangsungkan di halaman Pendopo Rumah Jabatan Bupati Wonogiri. ( Bean_Hum )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama