DIPASARKAN ONLINE, PRODUK OLAHAN IKAN WADUK WONOGIRI TEMBUS PASAR INTERNASIONAL

DIPASARKAN ONLINE, PRODUK OLAHAN IKAN WADUK WONOGIRI TEMBUS PASAR INTERNASIONAL

WONOGIRI – Olahan ikan hasil dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri tembus ke pasar internasional. WGM ini dikenal merupakan gudangnya aneka jenis ikan air tawar, mulai jambal, nila, maupun betutu. Selain disajikan dengan cara digoreng, dibakar, atau dimasak seperti biasanya, ikan waduk ini juga bisa diolah menjadi abon, keripik, dan sebagainya. Inilah produk olahan ikan terbaru dari waduk Wonogiri. Bahkan, kelezatan olahan ikan waduk tersebut sudah sampai ke negara Arab, Malaysia, hingga Hongkong.
Adalah Sulistiyanto, warga Dusun Bendorejo RT 2 RW 3, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri yang menjadi penggerak Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklasar) Mina Abadi. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi dalam pengolahan produk perikanan dari WGM Wonogiri. Hasilnya, produknya kini telah sukses menembus pasar dunia.
Sulistiyanto merupakan salah satu sentra penghasil aneka olahan ikan WGM. Aneka produk olahannya seperti abon ikan nila, keripik kulit ikan, bakso ikan, sosis ikan, maupun nugget ikan dipasarkannya. Tak hanya di tingkatan lokal Wonogiri maupun daerah sekelilingnya, hasil kreativitasnya itu kini sudah tembus pasar internasional.
Sadar akan hal itu, dia semakin getol memproduksi serta memasarkan olahan ikan. Tak lagi melalui jalur offline, pemasaran ditempuh pula lewat jalur online di website minaabadi.com. Hasilnya luar biasa, kini 50 persen penjualannya justru dia dapat dari pesanan lewat online marketing. “Alhamdulillah, sudah banyak pesanan dari Arab maupun Malaysia,” terangnya, Rabu (21/2).
Sulistiyanto berani menjamin kalau semua produk olahannya asli ikan, tanpa bahan campuran, pewarna maupun pengawet. “Soal harga sangat terjangkau. Untuk abon patin harganya Rp 10 ribu ukuran kecil, Rp 100 ribu untuk setengah kilo dan Rp 170 ribu untuk ukuran satu kilogram. Untuk abon nila harga Rp 22 ribu ukuran sedang. Sedangkan keripik kulit ikan Rp 20 ribu.” (HUMAS-est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.