PEMKAB WONOGIRI SIAPKAN 3 TEMPAT KARANTINA KHUSUS BAGI NAKES

PEMKAB WONOGIRI SIAPKAN 3 TEMPAT KARANTINA KHUSUS BAGI NAKES

WONOGIRI – Sebuah gedung pertemuan di Wonogiri yang terletak di Brumbung, Selogiri, Wonogiri disulap menjadi tempat untuk menjalani karantina khusus. Adalah gedung PGRI Wonogiri yang disediakan sebagai tempat isolasi khusus bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tempat karantina ini diberi nama Pondok Sehat. Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri telah menyiapkan tiga lokasi untuk karantina. Yakni bangsal Anggrek RSUD SMS Wonogiri, rumah dinas Direktur RSUD SMS Wonogiri, dan Gedung PGRI Brumbung Wonogiri.

Sebanyak 29 orang Nakes RSUD Soediran Mangun Sumarso (SMS) Kabupaten Wonogiri yang positif Covid-19 kini menjalani karantina khusus. Menurut Bupati Wonogiri Joko Sutopo, sebanyak 29 Nakes di RSUD Wonogiri terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (24/7) lalu, sebagian menjalani isolasi di Bangsal Anggrek RSUD dan Rumah Dinas Direktur RSUD.

“Saat ini masih banyak spesimen tes swab para Nakes yang belum keluar. Sebagai bentuk antisipasi, maka Pemkab Wonogiri menyiapkan tempat isolasi khusus untuk para nakes di beberapa tempat,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Senin (27/7).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, nakes yang menjalani isolasi di dua tempat itu merupakan nakes yang anggota keluarganya ada yang rentan seperti lansia dan anak-anak. Akan tetapi, jika tidak ada anggota keluarga yang berisiko tetap menjalani isolasi di rumah masing-masing.

“Nakes yang menjalani isolasi di Bangsal Anggrek dan rumah dinas masih nyaman di sana. Jadi belum ada Nakes yang dipindah ke pondok sehat Covid-19,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk pasien positif Covid-19 kategori OTG di luar Nakes diisolasi mandiri di rumah masing-masing. Hal itu sesuai dengan regulasi pemerintah, pasien terkonfirmasi positif dengan kategori OTG dan tidak ada penyakit komorbid dianjurkan isolasi mandiri di rumah

Bupati sempat menjenguk para tenaga kesehatan yang menjalani karantina tersebut. Pihaknya memberi dukungan moral untuk membangun optimisme agar mereka tetap tabah dan sabar dalam menghadapi virus corona. Dia menambahkan, para tenaga kesehatan yang menjalani karantina tersebut dalam kondisi bagus. Meski demikian, mereka tetap diberi perawatan dan asupan suplemen untuk lebih meningkatkan imun tubuh. “Kondisi kesehatannya bagus, imunnya juga bagus, dan mereka terlihat happy (senang) semua. Semuanya tampil ke depan, foto bareng walaupun dari jarak yang jauh,” katanya. (est)

 

 

 

 

 

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.