PT BPR GIRI SUKADANA TARGETKAN PAD NAIK 50 PERSEN

PT BPR GIRI SUKADANA TARGETKAN PAD NAIK 50 PERSEN

WONOGIRI – PT BPR Bank Giri Suka Dana Wonogiri tahun ini mampu menyetorkan deviden Rp 1.558.968.409 ke Pemerintah Wonogiri. Setoran sebanyak itu berdasar pencapaian laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 2.834.488.018. Hal tersebut disampaikan Suparmo, Direktur PT BPR Bank Giri Suka Dana saat tasyakuran pemanfaatan gedung baru, Rabu (14/7). PT BPR Bank Giri Suka Dana pada posisi Desember 2019, tercatat memiliki aset  Rp 87.342.093.332. Sedangkan  Kredit Yang Dipinjamkan (KYD)  sebesar Rp 71.994.520.325

Suparmo mengatakan, setelah berubah menjadi perseroan daerah, kepemilikan BPR saat ini 99 persen milik pemerintah daerah dan satu persen milik PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri. Namun, perubahan status dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) sekaligus menempati gedung kantor baru, PT BPR Giri Sukadana Wonogiri mendapat sebuah tantangan berat dari Pemkab Wonogiri. Sebab, PAD yang disetor ditargetkan naik menjadi 50 persen.

“Kalau di gedung lama bisa menyumbang deviden Rp 2 miliar, maka dengan menempati gedung baru, semangatnya juga harus baru, target setor PAD-nya ya harus naik 50 persen,” ungkap Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat hadir dalam acara.

Di tengah pandemi Covid-19 dibutuhkan inovasi, kreativitas, kerja nyata dan komprehensif dalam mengelola lembaga perbankkan. Ia juga menyebut agar non performing loan (NPL) tidak terlalu tinggi dan kredit macet bisa dibenahi. Sehingga ke depannya bisa berkompetisi dengan bank lain. “Sasaran nasabah setiap bank itu sudah jelas keberadaannya. Kalau BPR Giri Sukadana fokus pada UMKM,” imbuh Bupati.

Dikatakan Bupati, setelah berubah menjadi perseroan, potensi daerah bisa dioptimalkan. Sehingga BPR bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Wonogiri. (est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.