SELAMA 4 HARI KE DEPAN, RAPID TEST MASSAL DIGELAR DI WONOGIRI

SELAMA 4 HARI KE DEPAN, RAPID TEST MASSAL DIGELAR DI WONOGIRI

WONOGIRI – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri menggelar rapid tes secara massal selama empat hari yang dimulai Rabu (27/5). Rapid tes di hari pertama dilakukan di dua tempat yakni di pasar kota Wonogiri dan di toserba Baru. Di pasar, petugas mengambil 40 sampel yang berasal para pedagang dan petugas pasar. Sedangkan di toserba Baru, diambil sampel 30 dari para pelayan dan petugas keamanan. Semuanya dipilih secara acak.

Sebelum pedagang dan pengunjung melakukan rapid tes, mereka harus menunjukkan kartu identitas untuk didata terlebih dahulu. Suhu tubuh mereka dipindai terlebih dahulu. Saat pelaksanaan pengambilan sampel, nampak Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, bersama  Kepala Dinas Kesehatan Adhi Dharma dan Kepala Satpol PP, Waluyo mengikuti jalannya kegiatan.

“Untuk rapid tes hari ini dilakukan di pasar tradisional dan pasar modern.  Untuk hari selanjutnya sesuai jadwal, tim menyasar di pasar Ngadirojo, pasar Jatisrono, pasar Pracimantoro, pasar Purwantoro I dan II, serta pasar Baturetno. Total yang diambil sampel ada 225 orang,” jelas Ketua Tim Gugus Tugas, Joko Sutopo yang juga Bupati Wonogiri, Rabu (26/5) dalam penjelasannya secara terpisah.

Bupati menegaskan bahwa rapid tes yang akan digelar di beberapa lokasi ini merupakan langkah antisipasi yang dilakukan oleh Pemkab Wonogiri. “Kita baru saja merayakan hari raya Idul Fitri. Belakangan ini ada kepadatan warga yang datang ke pasar tradisional, toko modern. Maka kami putuskan mengambil random sampling,” jelasnya.

Dia mengatakan, yang diprioritaskan untuk melakukan rapid tes adalah daerah di sekitar Wonogiri Kota dan kecamatan lain yang warganya memiliki aktivitas di pasar yang cukup tinggi. “Dengan begitu kita akan punya satu gambaran dan statistik epidemiologi yang itu nanti yang akan digunakan gugus tugas untuk melakukan upaya pencegahan penularan covid-19,” imbuhnya.

Pemilihan lokasi pelaksanaan rapid tes juga melihat kepadatan penduduk di lokasi tersebut. Bupati menuturkan, hal ini juga untuk mensiasati keterbatasan alat rapid tes yang dimiliki. Sementara untuk hasil hasil rapid tes yang telah dilakukannya nanti, Bupati menambahkan bila pihaknya akan berhati-hati dalam menyampaikan hasilnya. Pihaknya akan mendata terlebih dahulu keseluruhan hasil rapid tes yang dilakukan beberapa hari ke depan ini. “Perlu kehati-hatian dalam menyikapi dan menyampaikannya. Nanti akan diinvetarisasi dan perlu dicermati terlebih dahulu. Jangan sampai hasil rapid tes yang dipublish nanti akurasinya kurang bisa dipertanggungjawabkan.”

Rapid tes massal ini diharapkan bisa sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19 dan memperoleh data yang dijadikan pedoman untuk langkah-langkah yang diambil oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri. (est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.