PENYALURAN BLT DD TAHAP PERTAMA DI WONOGIRI RAMPUNG

PENYALURAN BLT DD TAHAP PERTAMA DI WONOGIRI RAMPUNG

WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri telah berhasil 100 persen menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) tahap pertama. Penyaluran bantuan dampak pandemi covid-19 itu dilakukan secara serentak di 25 kecamatan se-Wonogiri dan rampung sebelum Lebaran.

”Penyaluran BLT DD ini telah terlaksana di 25 kecamatan di Wonogiri secara serempak, dilaksanakan sesuai surat edaran Sekda, dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam penyalurannya,” ungkap Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Wonogiri, Zyqma Idatya Fitha, Selasa (26/5).

Adapun Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat BLT DD sebanyak 15.353 KK di Wonogiri dengan total anggaran yang disalurkan sebesar Rp 9.207.600.000.  Masing-masing KK menerima bantuan sebesar Rp 600.000 yang disalurkan melalui virtual account bank yang ditunjuk, yakni bank Jateng. ”Bantuan BLT DD ini diterimakan langsung secara tunai oleh desa bagi KK yang tidak memiliki NIK atau salah catat NIK,” imbuhnya.

Beberapa kategori penerima manfaat pada BLT-DD ini, imbuhnya, antara lain adalah kategori keluarga miskin yang kehilangan mata pencaharian karena covid-19, belum mendapat bantuan apapun termasuk PKH, BPNT, dan bantuan lain, serta ada anggota keluarga yang rentan sakit kronis. Semua pendataan dilakukan melalui RT dan ditetapkan dengan musyawarah desa.

Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan itu tentu tak lepas dari ada kendalanya.  Menurut Fitha, kendala yang dihadapi salah satunya adalah ada beberapa desa yang alokasi dana desa tahap pertama sudah dilaksanakan sehingga tidak mencukupi untuk dilakukan penyaluran dan harus menunggu dana desa tahap kedua.

Lalu di beberapa desa, muncul persoalan terkait NIK  yang bersangkutan yang diusulkan sebagai penerima manfaat memiliki NIK yang tidak sesuai dengan NIK terekam di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). “Kami mengimbau agar ke depannya petugas administrasi desa supaya data yang salah NIK, untuk diperbaiki agar penyaluran BLT-DD tahap kedua tidak ada permasalahan lagi.” (est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.