BUPATI HIMBAU MASYARAKAT SUKSESKAN SENSUS PENDUDUK 2020

BUPATI HIMBAU MASYARAKAT SUKSESKAN SENSUS PENDUDUK 2020

WONOGIRI – Sensus penduduk secara nasional tahun 2020 (SP2020) ini kembali digelar. Agenda sepuluh tahunan kali ini beda dengan tahun sebelumnya. SP2020 menggunakan metode baru yang disebut metode kombinasi dengan memanfaatkan data administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonogiri. “Metode sensus Kombinasi ini menggunakan data Dukcapil sebagai prelist ke lapangan. Ada dua tahapan pengumpulan data. Pertama, secara online yang akan dilaksanakan antara tanggal 15 Februari–31 Maret 2020, dan metode wawancara, antara tanggal 1 hingga 31 Juli tahun 2020,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Wonogiri Djulfikar Rizky Rakor Daerah tingkat Kabupaten dalam rangka sosialisasi SP2020 di ruang Khayangan Kopleks Setda, Selasa (4/2).
SP2020 menjadi tonggak untuk menyambut Satu Data Kependudukan. Sensus penduduk ini merupakan pengumpulan data sensus penduduk menggunakan tiga moda yakni CAWI (Computer Aided Web Interviewing), CAPI (Computer-assisted Personal Interviewing), dan PAPI (Pencil and Paper Interviewing). Ditambahkan bahwa rakor sensus bertujuan untuk melibatkan jajaran pemerintahan daerah hingga level terkecil dalam kegiatan SP2020, terutama untuk menyebarkanluaskan informasi tentang SP2020 dan sensus penduduk online. “Perubahan mendasar pada metodologi SP2020 ini perlu disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, guna mencapai pemahaman yang sama tentang SP2020. Sementara rakor tingkat Kecamatan rencananya dilaksanakan tanggal 17 – 20 Pebruari 202 bertempat di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Wonogiri,” imbuhnya.
Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang saat itu hadir dalam acara siap memberikan dukungan maksimal untuk mensukseskan SP2020 ini, dengan membuka pintu konsolidasi dengan BPS Wonogiri terkait perubahan implementasi dan tantangan dalam pelaksanaan SP2020. “Data sensus penduduk ini sangat penting sebagai acuan pembangunan ke depan. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Wonogiri bersama-sama menyukseskan sensus penduduk ini. Seluruh masyarakat Wonogiri kami minta partisipasinya untuk turut andil dalam mengisi sensus penduduk ini,” seru Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.
Terkait sistem yang menerapkan sensus online, Bupati mengatakan bahwa sensus penduduk secara online masih perlu perhatian khusus dari masyarakat. “Golongan old bisa dikatakan masih gaptek dalam penggunaan sistem online. Hal ini tentu butuh perhatian khusus,” ucapnya.
Sementara masyarakat yang sudah familiar dengan teknologi internet,langsung bisa memanfaatkan dimana saja, kapan saja waktunya semua bisa mengupdate dirinya sendiri secara online. “Saya berharap hasil finalisasi sensus nanti, kita bisa duduk bareng, kita sinkronkan, validasi, dan verifikasi versi BPS dan Capil yang merupakan representasi Pemkab Wonogiri. Kalau ini bisa berjalan, hasil sensus ini akurasi bisa tinggi dan margin eror bisa diperkecil.” (est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.