UPACARA HUT KE-74 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI BERLANGSUNG KHITMAD

UPACARA HUT KE-74 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI BERLANGSUNG KHITMAD

Wonogiri – Pemerintah Kabupaten Wonogiri melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan RI bertempat di Stadion Pringgodani Wonogiri, Sabtu (17/8). Meski panas terik matahari yang menyinari lokasi upacara,  namum tidak mengurangi semangat dan khidmatnya kegiatan upacara yang diikuti 3500 orang.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Komandan Upacara Kapten Inf Joko Susilo Danramil 10/Wuryantoro, Perwira Upacara Pasilog Kapten Cba Oyon Subiyanto, S. Sos.

Adapun susunan Pasukan upacara sebagai berikut Batalyon 1 Kodim 0728/Wonogiri, Polres Wonogiri, Pemkab Wonogiri. Batalyon 2 PGRI Wonogiri, PDAM Kab. Wonogiri, BPN Wonogiri, BPR-BKK Kab. Wonogiri, SMK Pancasila 5 Wonogiri. Batalyon 3 MAN Wonogiri, SMKN-1 Wonogiri, SMAN-2 Wonogiri. Batalyon 4 SMK Bhakti Mulia Wonogiri, SMKN-2 Wonogiri, SMK Sudirman-1 Wonogiri. Batalyon 5 SMK Pancasila – 1 Wonogiri, SMA N-1 Wonogiri, SMA N 3 Wonogiri. Batalyon 6 SMA IT Al-Huda, SMK N 2 Wonogiri, SMK N Pancasila 1 Wonogiri.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyampaikan Pancasila sebagai dasar Republik adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. Pasalnya, Pancasila inilah sebagai induk semangnya negara ini, yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. “Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.” kata Bupati Joko Sutopo.

Sementara itu, Dandim 0728/Wonigiri Letkol Inf M.Heri Amrulloh, S.Sos., MH., berharap, melalui peringatan kemerdekaan yang ke-74, hendaknya kita secara bersama-sama mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga, berjuang merebut, menegakkan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik lndonesia.

“Marilah kita bersama-sama untuk melestarikan nilai-nilai luhur perjuangan Bangsa yang diwariskan oleh para pahlawan pendahulu kita dengan senantiasa bekerja keras dan bekerja nyata demi kepentingan masyarakat, Bangsa dan Negara. Hilangkan segala perbedaan, tapi lihatlah persamaan, persatuan dan kesatuan, biarpun kita berbeda suku dan agama mari kita tetap satu demi keutuhan NKRI.” tegasnya.

Setelah upacara acara dilanjutkan dengan demo dari gabungan perguruan pencak silat dan bela diri Se-Kabupaten Wonogiri serta lomba devile pasukan upacara. (Admin)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.