Doa Syukur Bersama Memperingati Hari Jadi Ke-278 Kabupaten Wonogiri

Doa Syukur Bersama Memperingati Hari Jadi Ke-278 Kabupaten Wonogiri

Wonogiri –Pemkab Wonogiri menggelar Doa Syukur Bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-278 Kabupaten Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Minggu (5/5).

Dalam kegiatan ini di hadiri Jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri, antara lain Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno,Wakapolres Wonogiri Kompol A Aidil Fitri Syah, Asisten I Sekda Wonogiri Drs. Edi Sutopo Msi., Asisten II Sekda Wonogiri Drs. Bambang Hariyadi, Kabag Kesra Pemkab Wonogiri H. Mubarok,Kasat Pol PP Wonogiri Waluyo,Kepala Kemenag Wonogiri Drs. H. Subadi dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Wonogiri yang dibacakan Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Edi Sutopo menjelaskan kerukunan antar pemeluk agama dan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME menjadi sangat penting untuk merawat keberagaman yang ada di negara kita, tetp menyatu dakan satu wadah NKRI bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Dijelaskannya, Pemkab Wonogiri tepat tanggal 19 Mei mendatang akan merayakan Hari jadi ke 278. Sosok Raden Mas Said atau Pangeran Samber Nyawa yang kemudian bertahta sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara I di Keraton Mangkunegaran menjadi tokoh utama dalan membangun cikal bakal terbentuknya Pemerintahan di Kabupaten Wonogiri.

“Dalam kesempatan doa syukur ini kita sekalian akan menyatukan rasa dan hati antara segenap komponen umat beragama dan para penghayat kepercayaan di Kabupaten Wonogiri,” ujarnya.

Dijelaskannya momentum tersebut menjadi sarana untuk menyatukan kembali semangat merawat ke bhinekaan yang harus terua dilakukan karena kehidupan berbangsa dan bernegara kita sekalian harus selalu siap manakala ada tantangan dan kendala serta hambatan. Kegiatan doa syukur pada kesempatan hari ini kiranya mampu membawa seluruh umat beragama dan penghayat kepercayaan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kita dalam memaknai toleransi antar umat beragama sebagai bagaian dari prinsip religi yang akan kita wariskan dari ke generasi.

Doa bersama dipimpin oleh KH. Saifudin Arifin Al-Hafidz didampingi oleh pemuka agama lainnya. Pelaksanaan doa syukur dibagi sesuai dengan agama masing-masing.(admin)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.