SOSIALISASI UJIAN NASIONAL DI WONOGIRI

SOSIALISASI UJIAN NASIONAL DI WONOGIRI

WONOGIRI – Satuan pendidikan tingkah SD hingga SMP di Wonogiri segera menggelar Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2019. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, UN SMP sederajat digelar mulai Senin-Kamis (22-25/4/2019). UN susulan SMP pada Senin-Selasa (29-30 April 2019). UN Paket C digelar Sabtu-Selasa (13-16 April 2019), UN susulan Paket C pada Sabtu-Selasa (27-30 April 2019). UN Paket B pada Sabtu-Senin (11-12 Mei 2019), UN Paket B susulan pada Sabtu-Selasa (18-21 Mei 2019).

Sedangkan USBN SD sederajat pada Senin-Rabu (22-24 April 2019), susulan pada Jumat-Selasa (26-30 April 2019). UN SMP pada Senin-Sabtu (8-13 April 2019), susulan pada Senin-Sabtu (15-27 April 2019). USBN Paket C Jumat-Senin (22-25 Maret 2019), USBN paket B pada Jumat-Minggu (26-28 April 2019).

“Sekolah penyelenggara UN di Wonogiri ada yang melaksanakan UNBK (UN Berbasis Komputer) dan UNKP (UN Berbasis Kertas dan Pensil),” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Drs. Siswanto, M.Pd saat sosialiasi UN di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri, Senin (8/4).

Sosialisasi UN dan USBN tingkat Kabupaten Wonogiri ini, diikuti segenap unsur dari komunitas jajaran pendidikan di jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Wonogiri. UNBK SMP diikuti 100 sekolah dengan 10.321 peserta. UNKP diikuti 43 sekolah dengan 3.033 peserta. Total ada 143 sekolah dengan 13.354 peserta. Semua sekolah dan peserta UN SMP juga mengikuti USBN. USBN SD sederajat ada 819 sekolah dengan 13.686 peserta.

“Jumlah ruang UN SMP ada 331 ruang dengan 577 pengawas, UN SD 1.054 ruang dengan 2.108 pengawas,” tutur dia.

Ditambahkan bahwa untuk pelaksanaan UN jenjang SMP/MI tahun 2017/2018, Wonogiri berhasil masuk 10 besar di tingkat Provinsi Jateng. Kemudian USBN jenjang SD/MI, Kabupaten Wonogiri berada di peringkat 8 besar di tingkat Provinsi Jateng. Ada 5 SMP di Kabupaten Wonogiri yang berpretasi, yakni SMP Negeri 1 Wonogiri, SMP Negeri Sidoharjo, SMP Negeri Purwantoro, SMP Negeri 2 Wonogiri dan SMP Negeri 1 Jatisrono.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat membuka acara menegaskan bahwa ujian sekolah menjadi kegiatan untuk mengukur capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan. Hal ini memiliki artian bahwa, UN tidak  menentukan kelulusan. “Hal ini perlu untuk terus ditanamkan kepada seluruh masyarakat, sehingga tidak muncul pemikiran yang keliru tentang UN,” ungkapnya.

Pemerintah memiliki kepentingan untuk memastikan UN berjalan lancar, tanpa kecurangan dan tanpa hambatan. Hal ini sangat penting, karena yang dilakukan adalah mempersiapkan calon kader-kader penerus kehidupan bangsa dan negara kita di masa mendatang. (HUMAS-est)

 

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.