TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TA 2019 DI WONOGIRI RESMI DIBUKA

TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TA 2019 DI WONOGIRI RESMI DIBUKA

WONOGIRI –  Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2019 dengan tema “Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional” di Kabupaten Wonogiri digelar di Dusun Tritis, Desa Semagar, Kecamatan Girimarto. Pembukaan secara resmi dilakukan di lapangan dusun setempat, Selasa (26/2).

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo bertindak sebagai inspektur upacara TMMD. Hadir dalam acara Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M.Heri Amrrulloh, S.Sos,M.H, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, S.I.K, M.Si. SH, Kajari Kab. Wonogiri Dodi Budi Kelana, SH, MH,  Kasdim 0728/Wng Mayor Inf Nurul Muthahar S.Pd., M.Pd, serta unsur Muspika lainnya.

Membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, H. Hanjar Pranowo, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran unsur pimpinan daerah dan TNI disini meneguhkan komitmen untuk terus mengabdikan diri demi kemajuan Indonesia melalui TMMD Sengkuyung Tahap I. “Inilah bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.”

Gubernur berharap TMMD kali ini bisa di-sisipkan program-program yang menggugah wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoax, bully dan ujaran kebencian yang muncul di tengah-tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa. “Kita edukasi masyarakat di tengah riuhnya revolusi industri 4.0, bijak bermedsos. Saring sebelum sharing. Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya,” harap Gubernur.

Sementara, TMMD akan berlangsung selama 30 hari, terhitung tanggal 26 Februari-27 Maret 2019. Kegiatan fisik berupa pembangunan makadam jalan dengan volume : panjang 300 m x lebar 4 m x tebal 0,12 m, jembatan jalan dengann  volume : panjang 7,5 m x lebar 4 m x tinggi 4 m, serta talud jalan dengan volume : panjang 32 m x tinggi 2 m. Sementara kegiatan non fisik meliputi sosialisasi, penyuluhan dan ketrampilan yang dilaksanakan oleh dinas instansi terkait dari Pemkab Wonogiri.

Dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 278.249.400 berasal dari APBD Propinsi Jawa Tengah  Rp 150.000.000,  APBD Kabupaten Wonogiri Rp. 75.000.000, dan swadaya masyarakat Rp 3.249.400. (HUMAS-est)

 

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.