Peringati Hari Ibu Ke-90 Pemkab Wonogiri Gelar Upacara

Peringati Hari Ibu Ke-90 Pemkab Wonogiri Gelar Upacara

Wonogiri – Peringatan Hari Ibu Ke-90 Pemkab Wonogiri menggelar Upacara di Halaman Rumah DInas Bupati Wonogiri, Kamis pagi (27/12). Ada yang menrik pada upacara kali ini karena sebagian besar peserta dan semua pejabat Upacara semua adalah perempuan tidak terkecuali Komandan Upacara yang diampu oleh Sersan Satu Ratri Widaningrum.

Sementara itu, Bupati Joko Sutopo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara yang membacakan amanat  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise menyampaikan Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan. Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya. Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia. Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia,terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional bukan hari libur. PHI juga diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan
kemajuan perempuan.

Bertepatan dengan PHI ke-90 Tahun 2018 ini telah diusung tema: “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”. Tema ini dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia Tahun 2018 dan menyelaraskan dengan arah kebijakan pembangunan PP dan PA sebagaimana telah tercantum dalam RPJMN 2015-2019 serta mewujudkan Nawacita sebagai salah satu agenda nasional. Berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi, dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, seperti terjadinya kekerasan, bentuk-bentuk perlakukan diskriminatif, dan lain-lainnya.

Tentunya diperlukan berbagai cara untuk dapat mencegahnya. Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama / pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai, karakter,dan budi pekerti. Ketahanan keluarga sekaligus menjadi pondasi dalam menerapkan kehidupan yang harmonis, damai, dan religius. Pelibatan semua unsur masyarakat dan multi stakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye / gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar rumput.

Upacara peringatan Hari Ibu juga diikuti oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh S.Sos. MH., Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwiyati, S.I.K., M.Si., Sekda Drs. Suharno M.Pd., Kajari Dody Budi Kelana, Ketua Pengadilan Negeri Muh. Istiadi, Wakil Bupati Edi Santosa. (admin)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.