BUPATI WONOGIRI JOKO SUTOPO SERAHKAN BANTUAN BERAS RAWAN PANGAN DI KECAMATAN PARANGGUPITO

BUPATI WONOGIRI JOKO SUTOPO SERAHKAN BANTUAN BERAS RAWAN PANGAN DI KECAMATAN PARANGGUPITO

Wonogiri-Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyerahkan bantuan beras rawan pangan untuk kecamatan Paranggupito di Balai Desa Ketos, Jumat (20/10). Jumlah beras yang diserahkan sebanyak 7 ton untuk warga di 3 desa yaitu Desa Songbledeg, Ketos dan Paranggupito. Dalam kesempatan kali ini, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyampaikan bahwa bantuan beras ini ditujukan ke Parangupito karena wilayahnya sebagian besar merupakan tanah tegalan dan hanya bisa panen tanaman padi satu kali dalam satu tahun. Wilayah seperti ini dinilai masuk dalam kategori daerah rawan pangan sehingga perlu adanya bantuan berupa beras yang diserahkan kepada masyarakat.

“Meskipun masih ada bantuan beras rawan pangan saya berharap bahwa masyarakat harus mampu mandiri karena tidak selamanya pemerintah akan memberikan bantuan beras terus menerus kepada masyarakat.”tandas Joko Sutopo.

Dikatakan bahwa untuk mewujudkan kemandirian masyarakat perlu adanya suatu kebijakan yang menjadi daya ungkit perekonomian. Kebijakan dalam era Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Wakil Bupati Edy Santosa tertuang dalam Panca Program Bupati Wonogiri.

Panca Program Bupati terdiri dari 5 kebijakan prioritas yaitu pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pasar tradisional dan pertanian.

Pembangunan infrastruktur Paranggupito telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan infrastruktur jalan yang baik akses mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar sehingga menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Kebijakan selanjutnya adalah penyelenggaraan layanan kesehatan gratis bagi warga  yang belum terjangkau program BPJS dan KIS yang mendapat perawatan di bangsal kelas III RSUD Kabupaten Wonogiri.

Sedangkan untuk program pendidikan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri telah mengeluarkan kebijakan penyelenggaraan pendidikan dasar gratis yang dimulai tahun ajaran 2018. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang sebagai modal meraih tingkat kehidupan yang lebih baik.

Kemudian untuk mengakselerasi ekonomi kerakyatan, pembangunan pasar tradisional juga telah dilaksanakan dimulai pembangunan Pasar Ir. Soekarno Baturetno. Pembangunan pasar tradisional minimal 1 pasar dalam 1 tahun anggaran. (humas_kangutis)

 

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.