BUPATI WONOGIRI BUKA RUANG DIALOG BAGI NELAYAN WGM

By: On:
BUPATI WONOGIRI BUKA RUANG DIALOG BAGI NELAYAN WGM

WONOGIRI_Bupati Wonogiri Joko Sutopo membuka ruang dialog bagi para nelayan Waduk Gajah Mungkur (WGM). Secara khusus ia menggelar sarasehan bersama para nelayan sekitar WGM, pelaku usaha perikanan, Kepolisian, serta para stake holder terkait, Senin (7/8) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri.

Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan yang selenggarakan Bupati bersama nelayan WGM di Gedung Somoulun pada 8 Juni 2017  lalu  terkait sosialisasi tenggat waktu yang diberikan Pemkab Wonogiri kepada para nelayan untuk memusnahkan branjang atau jaring angkat di perairan WGM. Alat tangkap ikan tersebut pada prakteknya telah merusak ekosistem air dengan menangkap ikan kecil yang masih belum layak panen.

Melalui  forum dialog ini  para nelayan dapat membangun komunikasi bersama pemerintah, Bupati juga menggali usulan para nelayan untuk  ditindaklanjuti sebagai dasar pembuatan  kebijakan selanjutnya.

“Dialog ini sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih pemkab kepada para nelayan atas kesadarannya menyikapi kebijakan tidak menggunakan branjang lagi,”ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Joko Sutopo menyebutkan kebijakan larangan penggunaan branjang telah menunjukkan dampak yang signifikan  dengan berkurangnya penggunaan branjang sekitar  95% lebih di perairan WGM.

Bupati menyampaikan tidak akan segan memberikan reward kepada kelompok nelayan yang kooperatif. Melalui dinas terkait ia akan selalu menginventarsiasi mana yang koperatif dan mana yang menolak program.

Tujuan kita  membangun kesadaran agar penggunaan waduk gajah mungkur memiliki aspek manfaat bersama. Kita akan beri reward bagi kelompok nelayan yang professional, dan kooperatif tentunya, untuk yang tidak kooperatif bantuan akan kita potong supaya nelayan belajar untuk menjadi profesional, kalau sudah professional maka pemerintah akan menjalankan kebijakan dengan penuh keadilan.”tandasnya

Bupati juga menyadari kebijakan pemkab berdampak salah satunya pada aspek ekonomi nelayan, untuk itu ia berkomitmen memberikan program prioritas, maupun bantuan sarana dan prasarana bagi nelayan waduk agar bisa menopang perekonomian meskipun branjang tak lagi digunakan. (humas)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.