Mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonogiri, Ibu Denny Petik Cabai Di Eromoko

Mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonogiri, Ibu Denny Petik Cabai Di Eromoko

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonogiri, Ibu Verawati Joko Sutopo dalam memimpin pergerakan PKK telah memberikan banyak kontribusi utamanya berbagai peran keluarga dalam konsep pembangunan daerah.

Salah satu peran antara lain adalah partisipasi perempuan sebagai ibu rumah tangga yang ikut aktif dalam kegiatan pertanian. Seperti halnya dalam acara panen raya cabai di Kecamatan Eromoko. Tentunya keberhasilan petani cabai tak luput dari peran seorang ibu dalam membantu serta memberikan motivasi baik langsung maupun tidak langsung.

Pada agenda panen raya cabai tersebut, Ketua TIM PKK yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Ibu Denny Risnindyantira Edy Santosa ( Istri Wabup ).

panen cabai di wonogiri

Selaku Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Wonogiri, Ny Denny Risnindyantira, menandai panen raya cabai dengan melakukan pemetikan, didampingi Ketua PKK Kecamatan Eromoko, Ny Danang Erwanto, bersama para pengurus PKK serta tokoh wanita tani setempat. Adapun cabai tersebut dibudidayakan para petani di Minggarharjo dan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri.

Budidaya cabai dilakukan para petani di Desa Minggarharjo dan Ngadirejo. Jenis cabai yang ditanam, yakni Varietas Tampar Beauty, yang memiliki kecocokan dengan agroklimat lahan setempat.

Camat Eromoko (Danang Erawanto) menjelaskan bahwa varietas Tampar Beauty tahan akan serangan penyakit, dan memiliki kadar pedas yang tinggi. Di Desa Minggarharjo, dibudidayakan tanaman cabai seluas 3,5 Hektare (Ha). Dari luas areal tersebut, sekitar 2,5 Ha kini telah memberikan panen.

Dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, tentunya kita harus meningkatkan pendapatan. Harga cabai dipasaran cukup melambung tinggi saat ini. Danang berharap dengan cabai ini bisa menjadi salah satu opsi peningkatan kesejahteraan keluarga.

Jelasnya lagi, harga jual cabai rawit merah di tempat, bertahan Rp 110 ribu untuk setiap Kilogram (Kg)-nya. Untuk cabai yang masih hijau, per Kg laku Rp 60 ribu. Tingkat penyerapan pasar akan komoditas cabai, belakangan ini masih sangat kuat. Selain budidaya cabai, para petani dari kelompok cabai ini, juga melakukan diversifikasi tanam dengan sayur kacang panjang dan terong.

Kebutuhan akan komoditas cabai dan sayur mayur masyarakat, relatif tinggi. Sebab, komoditas pertanian sayur mayur ini, sangat dibutuhkan untuk pemenuhan sehari-hari bagi penduduk.

Dengan digelarnya upacara panen raya cabai yang dipimpin istri Wabup Wonogiri tersebut, kini menjadikan wilayah Kecamatan Eromoko, sebagai daerah berpotensi untuk budidaya cabai di Kabupaten Wonogiri.

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

One Response

  1. JoanMaret 25, 2017 at 10:06 pmReply

    – Usually I do not read post on blogs, however I would like to say that this write-up very forced me to have a look at and do so! Your writing taste has been susreiprd me. Thank you, quite great post.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.