Kunjungan Komisi A DPRD Jateng Dan KPID Prop.Jateng Lakukan Monitoring LPPL RGS

Kunjungan Komisi A DPRD Jateng Dan KPID Prop.Jateng Lakukan Monitoring LPPL RGS

WONOGIRI_Komisi A DPRD Jawa Tengah dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah  melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Wonogiri,(16/1). Rombongan berjumlah tujuh belas orang yang diketuai Masruhan Samsuri tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Suharno, di Ruang Gunung Gandul Setda, bersama Kepala Dinas Kominfo dan perangkat kerjanya serta Kepala SKPD Terkait.

Masruhan Samsurie mengatakan agenda kunjungan tersebut untuk melakukan monitoring terhadap keberadaan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Giri Swara Wonogiri, Radio Komunikasi Pemkab Wonogiri yang mengudara di Frekuensi 94 FM. Ia berharap pertemuan tersebut kan dapat bermanfaat dalam memperlancar arus siaran di Kabupaten Wonogiri.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wonogiri yang diwakili  Sekda Suharno mengatakan RGS  yang dulunya bernama Radio Siaran Pemerintah Daerah ini memiliki peran fungsi yang strategis, bukan hanya di lingkup Kabupaten Wonogiri, karena sesuai dengan letak Geografis Wonogiri yang langsung berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur dan DIY daya tangkap siaran dapat diterima di wilayah perbatasan sehingga membutuhkan dukungan yang maksimal.

“RGS tampil dalam setiap kegiatan terutama dalam mendukung sosialisasi Panca Program Pemerintah Kabupaten Wonogiri, melalui radio ini Bupati dan SKPD dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam dialog yang mengangkat tema-tema pembangunan” ujarnya

Lebih lanjut Sekda Suharno menambahkan jika RGS sangat menarik animo masyarakat selain menjadi sarana informasi dan edukasi, RGS juga menjadi hiburan bagi masyarakat melalui program-programnya khususnya “Campur Sari” yang sangat digandrungi monitor radio.

Ketua KPID Jateng Budi Setyo Purnomo juga membenarkan eksistensi RGS bagi Pemkab Wonogiri mengingat media komunikasi seperti siaran Televisi masih  sulit masuk karena terkendala daya pancar, untuk menonton Televisi masyarakat harus berlangganan TV berbayar sehingga mau tidak mau radio menjadi alternatif yang efektif

Berdasarkan  keterangan  Kepala UPT LPPL RGS Wonogiri, untuk menjangkau siaran ke seluruh kecamatan Dinas Kominfo Wonogiri telah menyediakan fasilitas transmiter 3500 Watt, namun masih terdapat beberapa kendala dalam siaran radio terutama adanya area blank-blank spot di Kecamatan Kismantoro dan Paranggupito. Untuk itu pada tahun ini akan dilakukan penguatan melalui pemasangan 2 repiter di Tirtomoyo dan Girimarto agar dapat mencover siaran di seluruh pelosok Wonogiri. (humas_mon)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.