BUPATI : JUMLAH BANTUAN RUMAH TAK LAYAK HUNI DI WONOGIRI MENINGKAT 37 PERSEN

BUPATI : JUMLAH BANTUAN RUMAH TAK LAYAK HUNI DI WONOGIRI MENINGKAT 37 PERSEN
WONOGIRI – Masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri dan menjadi prioritas untuk segera diselesaikan. Guna percepatan pencapaian penanganan RTLH di Kabupaten Wonogiri diperlukan kolaborasi dari semua pihak, khususnya antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan stake holder maupun CSR. Total dana sebesar Rp. 23.715.000.000,00. didapatkan oleh Kabupaten Wonogiri untuk alokasi kegiatan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dana tersebut berasal dari APBD Kabupaten Wonogiri, DAK, Dana Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah, dana CSR Bank Jateng, dan dana Bantuan Stimulan Swadaya Perumahan (BSPS). Demikian disampaikan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat sosialisasi dan penyerahan buku tabungan kegiatan bantaun sosial peningkatan RTLH Dana Alokasi Khusus (DAK) dan CSR Bank Jateng di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri, Rabu (18/7).
“Saya sampaikan bahwa pada tahun 2018 Kabupaten Wonogiri mendapatkan bantuan sosial peningkatan kualitas rumah tidak layak huni Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 5.205.000.000,00 yang dialokasikan bagi sebanyak 347 unit RTLH. Setiap calon penerima bantuan akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 15.000.000,00/unit,” terang Bupati.
Sedangkan bantuan sosial peningkatan kualitas RTLH Dana CSR Bank Jateng tahun 2018 senilai Rp 1.800.000.000,00 yang dialokasikan bagi 180 unit RTLH di Kecamatan Selogiri (120 unit) dan Kecamatan Giriwoyo (60 unit). Setiap calon penerima bantuan akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 10.000.000,00 /unit.
Sementara, pada tahun 2015 jumlah RTLH di Kabupaten Wonogiri sebanyak 43.232 unit, tersebar di 25 Kecamatan, 294 Desa/Kelurahan se-Kabupaten Wonogiri.
“Tahun 2017 jumlah RTLH yang sudah mendapat bantuan peningkatan kualitas RTLH adalah sebanyak 1.411 unit,  sehingga sebelum saya menjabat dan sampai tahun 2017 RTLH yang sudah tertangani adalah sebanyak 2.335 unit. Pada tahun 2018 sisa RTLH semenjak PBDT 2015 adalah sebanyak 40.897 unit,” imbuh Bupati.
Ditambahkan bahwa tahun 2018 diharapkan peningkatan kualitas RTLH dapat terealisasi 100 persen yaitu total 1.892 unit RTLH dari berbagai sumber dana tersebut. “Jumlah bantuan tahun 2018 meningkat Rp. 6.325.000.000, 00 atau 36% dari tahun 2017, sehingga pada akhir tahun 2018 sisa jumlah RTLH di Kabupaten Wonogiri turun menjadi 39.005 unit RTLH.” (HUMAS-est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.