oleh

BOYONGAN PEDAGANG PASAR PURWANTORO

Wonogiri-Pedagang Pasar Purwantoro melakukan boyongan ke Pasar Darurat Purwantoro yang terletak di Lapangan Jetak Kecamatan Purwantoro, Kamis pagi (18/1). Prosesi boyongan dikemas dalam nuansa kearifan lokal dengan menggunakan pakaian adat kejawen ini disaksikan ribuan warga masyarakat Purwantoro.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang hadir memberikan sambutan menyatakan ucapan terima kasih kepada seluruh pedagang Pasar Purwantoro yang telah menyatukan visi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. “Pembangunan Pasar Tradisional merupakan salah satu Panca Program Bupati Wonogiri, rame pasare yang bertujuan memberikan fasilitasi berkembangnya ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Joko Sutopo menambahkan setelah pembangunan Pasar Bung Karno Baturetno yang sukses telaksana, pada awal tahun 2018 diteruskan pembangunan Pasar Purwantoro. Pembangunan pasar Purwantoro diawali dengan pembangunan Pasar Darurat dengan anggaran Rp.2,9 milyar, sedangkan anggaran Pembangunan Pasar Purwantoro sebesar Rp. 50 milyar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang telah melaksanakan program-programnya terutama panca Program Bupati Wonogiri, yang salah satu  adalah Pasar Bung Karno Baturetno.

“Kepada para pedagang Pasar Purwantoro bahwa telah menjadi kesepakatan bersama bahwa nantinya para pedagang ketika pasar selesai dibangun tidak akan ditarik biaya apapun alias gratis,” tambahnya yang disambut tepuk tangan pedagang.

Sebagaimana diketahui, program revitalisasi pasar tradisional ditargetkan pembangunan satu pasar tradisional per tahun anggaran. Pada tahun 2017, telah dibangun Pasar Bung Karno Baturetno yang telah diresmikan pemanfaatannya oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo. (admin-humas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama