oleh

Penyuluhan Penggunaan Bahasa Badan Publik Kabupaten Wonogiri

Wonogiri – Balai Bahasa Jawa Tengah menyelenggarakan penyuluhan penggunaan bahasa bagi Badan Publik di Kabupaten Wonogiri yang digelar di Hotel Diafan Wonogiri, Selasa (15/10). Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah, Tirto Suwondo menyampaikan bahwa Balai Bahasa Jawa Tengah merupakan Unit Pelayanan Teknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai instansi pemerintah yang di tugasi dalam pembangunan dalam bidang bahasa, maka dalam satu propinsi ada satu balai bahasa.

“Pada hari ini diselenggarakan kegiatan penyuluhan yang berkaitan dengan bahasa. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kira – kira 2 – 4 tahun Balai Bahasa Jateng telah melakukan pemantauan di Jawa Tengah. Antara lain bahasa yang digunakan di ruang publik serta pengamatan penggunaan bahasa di Kabupaten Wonogiri.” kata Tirto.

Lebih lanjut TIrto menjelaskan dalam pengamatannya,  bahasa yang digunakan masih banyak yang belum sesuai dengan kaidah bahasa yang ada. Maka tujuan kami adalah untuk mensosialisasikan hasilnya, akan kita sampaikan pada hari ini kepada 40 OPD, dan yang lain dalam berkaitan dengan penyampaian hasil pengamatan bali bahasa Jawa Tengah.

Yang kedua, fakta menunjukkan bahwa di ruang publik ada kecenderungan di masyarakat yang banyak menggunakan bahasa asing, dan mengabaikan bahasa kita sendiri. Penggunaan bahasa kita sendiri di masyarakat semakin menurun, hal ini wajar sebab dipengaruhi berkembangnya zaman serta era globalisasi yang penggunaannya dengan bahasa asing. Bahasa indonesia wajib digunakan serta diutamakan. Berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 57 tahun 2014 menegaskan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa nasional, bahasa Indonesia harus diutamakan.

“Dua minggu yang lalu tepatnya tanggal 30 september 2019 terbit Perpres No 64 tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa. Pemerintah saat ini sedang meningkatkan fungsi bahasa indonesia menjadi bahasa internasional. Balai bahasa Jawa Tengah bekerjasama dengan berbagai pihak diantaranya dengan pemda, berusaha menyampaikan regulasi tentang penggunaan bahasa Indonesia.” papar Tirto.

Kepala Balai Bahasa Jateng juga berharap dengan diselenggarakan kegiatan ini nantinya pemda juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya lebih meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Sebab bahasa indonesia merupakan identitas bangsa kita, hal ini juga akan lebih meningkatkan rasa nasionalisme kita semuanya. (admin).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama