oleh

Rakor Dewan Pendidikan Se Soloraya Di Kabupaten Wonogiri

WONOGIRI_ Dewan Pendidikan Kabupaten Wonogiri menjadi tuan rumah dalam kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Pendidikan Se-Solo Raya yang digelar di Rumah Makan Sari Raras 2 Sendang Wonogiri, Selasa (14/3). Acara dihadiri oleh pengurus harian Dewan Pendidikan dari Kota Solo, Kabupaten Boyolali, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo dan Klaten.

Tema kegiatan pada rakor kali ini adalah tentang Sosialisasi Permendagri Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Dipaparkan oleh Joko Riyanto, pengurus Dewan Pendidikan Kota Solo bahwa penggalangan dana yang dilakukan oleh Komite Sekolah merupakan kegiatan yang boleh dilakukan sepanjang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jadi untuk melakukan penggalangan dana Komite Sekolah harus sesuai dengan aturan pada Permendagri Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah pasal 10 ayat 3 yang menyebutkan bahwa Komite Sekolah harus membuat proposal yang diketahui oleh Sekolah sebelum melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat,” terangnya.

Dan dari hasil penggalangan dana tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, tegasnya. Sementara itu Tuhana, pengurus Dewan Pendidikan Karanganyar menyampaikan bahwa dikeluarkannya Permendagri ini harus ditindaklanjuti dengan regulasi teknis di tingkat daerah. “Ini harus segera ditindaklanjuti dengan regulasi teknis mengingat akan ada beberapa daerah yang pada tahun 2018 mendatang menerapkan Sekolah Gratis,” terangnya.

Lebih lanjut Tuhana menyampaikan Pendidikan Gratis itu perlu pemahaman, penajaman tentang apa saja yang termasuk gratis. “Sejauhmana pemerintah menggratiskan sesuai kebutuhan pendidikan dengan tetap menjaga mutu dan kualitas pendidikan,” kata Tuhana.

Pemahaman gratis dan penggalangan dana dari masyarakat harus dipahami dengan cermat untuk mengetahui kategori apa saja yang masuk dalam kategori pungutan liar.”Akan lebih bagus ketika pemerintah daerah mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang arti dari bantuan, pungutan dan sumbangan. Sehingga bebas dari adanya anggapan pungutan liar,” lanjutnya.

Acara yang berlangsung sehari ini akan ditindaklanjuti dengan digelarnya Sosialisasi Revitalisasi Peran dan Fungsi Komite Sekolah menuju Pendidikan Gratis Bebas Pungutan Liar di Kabupaten Wonogiri pada Selasa 21 Maret 2017 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri dengan menghadirkan Inspektorat Kabupaten Wonogiri, Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri dan Saber Pungli Kabupaten Wonogiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama