FASI, SARANA MENCETAK GENERASI BERKUALITAS

FASI, SARANA MENCETAK GENERASI BERKUALITAS

WONOGIRI – Beban dan tugas Pemerintah dari waktu ke waktu semakin berat di jaman modern ini. Pembinaan generasi muda sangat mendasar, terlebih jika menyaksikan fenomena sosial yang ada pada masyarakat saat ini. Bangsa Indonesia butuh generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi sekaligus berakhlak mulia. Hal inilah yang menjadi makna digelarnya Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) di Kabupaten Wonogiri, Rabu (14/11).

“Di era sekarang ini, mendidik anak bukan hal yang mudah, tumbuh kembang anak harus didampingi dan dipantau dari waktu ke waktu. Tantangannya luar biasa dengan hadirnya teknologi dan modernisasi, kalo tidak didampingi dengan baik, akan banyak timbul persoalan. Saat festival ini digelar, apakah ini sudah jadi jaminan jika anak nanti akan sesuai harapan? Belum. Tapi setidaknya, ini menjadi ikhtiar bersama dalam membekali anak-anak dengan pemahamanan keagamaan, sehingg anak pnya modal,” terang Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat membuka kegiatan FASI yang digelar di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri.

Ditambahkan bahwa FASI merupakan salah satu upaya dalam rangka turut serta membangun karakter-karakter bangsa menjadi karakter panutan, khususnya di Wonogiri. “Setelah FASI berakhir, yang terpenting bukan siapa yang jadi juara, tapi satu komitmen bersama menyiapkan generasi-generasi penerus menjadi generasi berkualitas. Harapan kita, generasi-generasi ini adalah generasi emas ke depan untuk mengangkat harkat martabat keluarga, sekolah, dan Pemkab pada umumnya.”

Kegiatan ini diharapkan harus betul-betul menjadi ajang pembentukan sikap kebangsaan, karakter positif, sarana unjuk kebolehan, kreatifitas dan bakat anak-anak muslim, yang didesain dalam bentuk aneka lomba dan keterampilan yang bernuansa islami. Sementara yang dilombakan dalam kesempatan tersebut adalah tingkat TKA/TKQ meliputi  mewarnai gambar, Tingkat TPA/TPQ meliputi cabang lomba adzan dan iqomah, cerdas cermat Al Qur’an (CCQ), menggambar dan pidato Bahasa Indonesia, sedang Tingkat TQA meliputi cabang kisah islami. Peserta terdiri dari 300 perwakilan dari 25 Kecamatan di Wonogiri. Hadiah berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta. (HUMAS-est)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.