WONOGIRI DEKLARASI STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN

WONOGIRI DEKLARASI STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN

Wonogiri- Wonogiri mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sebagai komitmen mewujudkan Kabupaten Yang Bebas BABS mulai tahun 2017. Deklarasi ini di gelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri dalam acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Gerakan Masyarakat Sehat Tahun 2017, Selasa pagi, (14/11).

Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa yang hadir pada acara ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri sangat intens terhadap upaya pemenuhan akses sanitasi dasar yang layak dengan perencanaan dan penyusunan strategi yang baik. Amanah capaian universal access terus dikejar, sesuai komitmen dan kajian yang tertuang dokumen RAD AMPL 2015-2019 dan Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2015 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, maka Kabupaten Wonogiri hingga tahun 2017 terfokus dengan membangun penyadaran tentang bahaya dan kerugian akibat perilaku buang air besar sembarangan.

“Dari data evaluasi kemajuan program diperoleh hasil bahwa tahun 2009 Desa Pule Kecamatan Selogiri merupakan desa pertama di Kabupaten Wonogiri dan Jawa Tengah yang di deklarasi sebagai desa STOP BABS. Kemudian Kecamatan Puhpelem merupakan Kecamatan yang telah mencapai Status Kecamatan STOP BABS pertama kali di Wonogiri dan Jawa Tengah pada tahun 2012, dan Akhirnya dari 294 Desa/ Kelurahan dan 25 Kecamatan se Kabupaten Wonogiri mencapai Status STOP BABS pada tanggal 10 Oktober 2017,” kata Edy Santosa.

Sementara itu, Kasub direktorat Penyehatan Air Dan Sanitasi Dasar Kementrian Kesehatan Sonny Priajaya Warow menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri atas capaian Stop BABS pada tahun 2017. “Pemerintah telah berhasil mengantarkan perilaku masyarakat lebih sehat dengan tidak lagi buang air besar secara sembarangan yang bisa berdampak pada terganggunya kesehatan  manusia. Dari data aplikasi sanitasi terlihat bahwa akses sanitasi sudah mencapai 100%. Ini sesuatu yang luar biasa,” terangnya.

Di sela-sela acara deklarasi diserahkan secara simbolis penghargaan kepada Dwi Prasetyo, Kepala Desa Bulusulur terpilih menjadi Duta Sanitasi terbaik tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2017, Fitri Haryani sebagai juara I Lomba Kader Posyandu Tingkat Kabupaten dan para pemenang lomba peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2017 oleh Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa. (Humas-Kang Utis).

 

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.