Bupati Wonogiri Joko Sutopo Tandai Pembangunan Pasar Baturetno Dengan Peletakan Batu Pertama

Bupati Wonogiri Joko Sutopo Tandai Pembangunan Pasar Baturetno Dengan Peletakan Batu Pertama

WONOGIRI_Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Jumat (12/5) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Baturetno. Pembangunan ini dimulai setelah kurang lebih empat bulan lalu para pedagang pasar Baturetno direlokasi ke pasar darurat yang ada di lapangan Baturetno.

Sebelum dilakukan peletakan batu pertama, sebanyak 500 undangan yang hadir diantaranya Ketua DPRD Wonogiri, Forkopimcam, Kepala OPD tekait, tokoh agama dan masyarakat serta para pedangang pasar, melakukan doa bersama untuk kelancaran pembangunan pasar tersebut.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo Tandai Pembangunan Pasar Baturetno Dengan Peletakan Batu Pertama

Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan dengan dilakukannya pembangunan ini harapan masyarakat  khususnya pedagang pasar Baturetno untuk memiliki pasar baru segera terwujud. Sepanjang  karirnya selama 17 tahun sebagai bagian legislatif, baru kali ini ia menyaksikan fenomena pambangunan pasar tradisional. Setyo Sukarno juga mengungkapkan kebersamaan antara eksekutif dan legislatif  membuat pembangunan yang merupakan bagian panca program ini dapat terwujud.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyampaikan  saat ini masyarakat menjadi saksi sejarah pembangunan pasar yang sudah lama direncanakan. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat Baturetno terhadap program revitalisasi pasar ini, serta apresiasi bagi  pihak-pihak terkait yang telah membangun komitmen komunikasi sehingga pembangunan bisa dilaksanakan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo Tandai Pembangunan Pasar Baturetno Dengan Peletakan Batu Pertama

Wujud keseriusan Pemkab untuk melakukan revitalisasi pasar

“Ini merupakan wujud keseriusan Pemkab untuk melakukan revitalisasi pasar. Membangun pasar butuh proses yang panjang. Malam ini kita mulai langkah awal, dan tanggungjawab kita belum selesai sampai di sini. Kita kawal sampai selesai.”ujarnya

Bupati berharap pasar yang diberi nama Pasar Ir. Sukarno ini, proses pembangunannya  lancar dan sesuai dengan jadwal. Kios-kios yang terbangun, nantinya akan digunakan  pedagang tanpa dipungut biaya. Setelah Baturetno, rencananya tahun depan kecamatan lain yang telah menjadi prioritas juga  akan dilakukan revitalisasi pasar.

Menurut keterangan Kepala Dinas UMKM dan Perindag Kabupaten Wonogiri  Guruh Santosa, pembangunan pasar Baturetno  akan berlangsung selama 210 hari, dimulai tanggal 9 Mei 2017 dan  akan selesai pada tanggal 4 Desember 2017. Biaya yang digunakan sebesar Rp 47.735.600.000,00. Berdasarkan jumlah tersebut  terdapat efisiensi anggaran sekitar 2 miliar lebih dari total  alokasi dana 50 miliar yang disediakan APBD.

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.