Embung Watu Gede, Upaya Meningkatkan Hasil Tanaman Cabai Di Desa Ngroto Kismantoro

Embung Watu Gede, Upaya Meningkatkan Hasil Tanaman Cabai Di Desa Ngroto Kismantoro

Wonogiri_Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa. SH, bersama Perwakilan Bank Inodesia Cabang Surarkata Banoe Widiarto dan Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf. Maruli Simanjutak    meresmikan bersama embung Watu Gede yang terletak di desa Ngroto Kecamatan Kismantoro, Rabu (12/4).

Pembangunan Embung Watugede di desa Ngroto Kismantoro  merupakan kerjasama Bank Indonesia, dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Korem 074/Warastratama Surakarta dan Kodim 0728 Wonogiri. Pembangunan ini sebagai bentuk dukungan program pengendalian inflasi khususnya dari sisi suplai tanaman cabai.

Tanaman cabai merupakan produk tanam pangan unggulan dari Kecamatan Kismantoro. Sebagai wilayah yang nantinya diharapkan bisa dijadikan lumbung cabai, hasil produksi cabai  di Kecamatan Kismantoro sering tidak bisa  optimal akibat kekurangan air, terutama pada musim kemarau

Wakil Bupati Edy Santosa Berharap Embung Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Wabup Edi Santosa mengatakan dengan  tingkat kesejahteraan yang paling bawah di Kabupaten Wonogiri , pembangunan sarana-prasarana infrastruktur menjadi salah satu solusi bagi Kecamatan Kismantoro untuk meningkatkan potensi khususnya bidang pertanian.

“harga cabai akhir-akhir ini melambung di atas 100 ribu rupiah. Jika masyarakat sudah terbiasa membudidayakan cabai, ini  menjadi langkah awal untuk mendapatkan perhatian dan penanganan lebih lanjut,”ujarnya.

Ia berharap terbangunnya embung bisa berdampak positip bagi para petani, perekonomian masyarakatpun dapat ditingkatkan.

Banoe Widiarto Perwakilan Bank Indonesia Cabang Surakarta, menyampaikan kerjasama yang dilakukan bersama pemkab dan korem merupakan andil BI untuk mensejahterakan masyarakat pedesaaan, melalui pengembangan hasil cabai.

“Produksi cabai yang menurun berpotensi mendorong inflasi. Untuk itu kami bersinergi dan bergotongroyong membangun embung ini.”katanya

Embung menjadi dukungan bagi Gerakan Tanam Cabai

Ia juga menambahkan keberadaan embung menjadi dukungan bagi Gerakan Tanam Cabai di Musim Kemarau (GTCK) untuk bisa memenuhi kebutuhan cabai di segala musim dan mendukung pengendalian inflasi serta kestabilan harga komoditas.

Sementara itu Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf. Maruli Simanjutak  mengatakan pembangunan Embung Watu Gede dengan volume panjang 30 m X lebar 30 m dan kedalaman 3 m ini merupakan satu dari 20 embung yang dibangun se Soloraya. Watu Gede merupakan embung yang terbaik, dan dikerjakan dalam waktu 60 hari secara bergotong royong.

Harapannya ke depan embung ini dapat menjadi sumber pengairan di lahan pertanian seluas 20 hektare yang dikelola Gapoktan “Subur Makmur” dusun Mendang Desa Ngroto Kismantoro. Pada kesempatan tersebut ia juga menyerahkan bibit cabai kepada masyarakat dan penebaran 3000 benih ikan nila ke dalam embung. (humas)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.