Bupati Wonogiri Joko Sutopo Beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonogiri Menerima Kunjungan Kementrian Pertanian

Bupati Wonogiri Joko Sutopo Beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonogiri Menerima Kunjungan  Kementrian Pertanian

Bupati Wonogiri Joko Sutopo beserta Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Wonogiri drh.Verawati Joko Sutopo,M.Sc menerima kunjungan  Kementrian Pertanian yang diwakili Dirjen Hortikultura Dr.Ir. Spudnik Sujono,MM serta Ketua Umum TPPPKK dr.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Senin (10/4).

Kunjungan tersebut dalam rangka Launching Gerakan Peran Serta Masyarakat dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga Indonesia, serta teleconfrence bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang  dilakukan di 10 Provinsi dan dipusatkan di desa Glesungrejo Kecamatan Baturetno mewakili Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs.Heru Sudjatmoko,M.Si dan Ketua TPPKK Povinsi Jateng Siti Atiqoh Ganjar Pranowo, Wakil Bupati Wonogiri, Forkopimda,Ketua TPPKK Se Soloraya, Kepala OPD, TPPKK Kabupaten dan Kecamatan serta kelompok Tani.

Acara di awali dengan peninjauan lapangan pemanfaatan pekarangan warga desa Glesungrejo, serta peninjauan pameran produk pertanian dan olahan pangan Kabupaten Wonogiri oleh Ketum TPPKK dipandu oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri Ir.Safuan.

Pada kesempatan sambutan Bupati Joko Sutopo mengapresiasi keberadaan kelompok wanita tani. Mengingat saat ini masyarakat sedang menghadapi masalah yang komplek dalam mewujudkan ketahanan pangan. Petani dihadapkan pada harga pasar yang kadang cukup tinggi.

“kelompok wanita menjadi solusi dan inovasi, serta komitmen dalam pemanfaatan pekarangan untuk mencukupi kebutuhan pangan.”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Pemkab akan selalu memberikan dukungan dan menjalankan fungsi edukasi, serta memfasilitasi kelompok tani melalui program, kebijakan dan anggaran.

Heru Sudjatmoko Wakil Gubernur Jateng menyambut optimis Gerakan Pemanfaatan Pekarangan ini.

“Kebersamaan ini telah menggugah pemerintah daerah dan masyarakat. Bagaimana menggerakkan kembali masyarakat melalui ibu PKK, agar tidak harus membeli semua bahan makanan karena sudah tersedia di pekarangan.”katanya

Heru juga menekankan peran pemerintah untuk menjadi pelopor dan penanggungjawab dalam pemberdayaan masyarakat tersebut. Ia berharap melalui gerakan ini masyarakat nantinya dapat berkecukupan gizi serta menjadikan sumber daya yang berkualitas.

Sementara itu membuka acara teleconference. Ketum TPPKK dr.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, mengajak para kader untuk mendukung gerakan ini.

“Memaknai kegiatan ini tidak sesederhana judulnya. Lahan sekecil apapun bisa dimanfaatkan.Tidak sulit jika kita mau memulai.Mari mengoptimalkan lahan pertanian”ujarnya

Erni Guntarti berharap, gerakan ini bisa memotivasi masyarakat. Terutami seringnya terjadi kenaikan harga seperti yang terjadi pada tanaman cabe.

“Apabila lahan di rumah masing-masing ditanami sayur mayur buah, tentunya dapat memenuhi kebutuhan sehari, tidak perlu belanja banyak ke pasar, karena bisa diusahakan sendir.”tandasnya

Pada kesempatan tekeconfernce Para ketua TPPKK masing-masing provinsi melakukan dialog dengan Mentri Pertanian, ke sembilan Provinsi lainnya yang terlibat  yaitu Sumatera Utara-Medan, Sumatera Barat -Padang, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat -Lembang, Jawa Timur-Malang, Kalimantan Barat -Pontianak, Sulawesi Selatan-Makasar, dan Sulawesi Utara-di Manado.

Selain itu pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan 150 ribu bibit untuk 10 Provinsi. Ayam petelur 1000 ekor untuk Kab.Wonogiri dan 10 ribu ekor untuk provinsi lainnua.Kultivator untuk masyarakat sekitar sebanyak 5 unit. Serta 1 paket kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan.(humas)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.