oleh

Penanaman Nilai Tradisi Melalui Festival Karawitan Dan Permainan Tradisional

WONOGIRI_Selasa (9/5), Bupati Wonogiri membuka  Festival  Karawitan Pelajar  dan Kegiatan Internalisasi Nilai Tradisi melalui Permainan Tradisional Anak dan Cerita Rakyat kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI), di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Kegiatan  tersebut dihadiri Jajaran Forkopimda, Direktur Jendral  Kebudayaan Kemendikbud RI Hilmar Farid, Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi pada Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Sri Hartini, M.Si Kepala OPD, serta para guru dan peserta festival.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo

Festival  Karawitan Pelajar  dan Kegiatan Internalisasi Nilai Tradisi  ini menjadi salah satu bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Wonogiri ke 276.

Dalam sambutannya Hilmar Farid Dirjen Kemendikbud mengapresiasai dilaksanakan kegiatan  tersebut. Ia mengatakan pentingnya festival ini menjadi tempat bagi anak-anak untuk merayakan tradisi dengan penuh kegembiraan.

“Tradisi sering dianggap ketinggalan jaman, namun makna yang utama adalah bagaimana mengenalkan generasi muda pada akar budaya, akar untuk mengetahui darimana dia berasal dan mau kemana ia harus melangkah.” katanya

Bupati Wonogiri Joko Sutopo

Hilmar berharap Wonogiri bisa berkomitmen untuk menggelar kegiatan serupa secara berkala, sehingga nantinya Wonogiri bisa menjadi pusat pelestarian tradisi di kalangan pelajar dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lannya.

Harapan Bupati Wonogiri Joko Sutopo Nguri Kabudayan Jawa

Sementara itu Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyampaikan bahwa festival ini bukan untuk mencari siapa yang terbaik tetapi lebih pada komitmen dalam nguri-nguri budaya Jawa khususnya di Kabupaten Wonogiri.

Ia berharap melalui festival semacam ini menjadi wadah bagi generasi muda dalam mengisi perjuangan kemerdekaan dengan semangat nasionalisme dan kebhinekaan. Sejalan dengan harapan Hilmar, Bupati juga berharap kelak pelestarian tradisi bisa berkembang, semakin banyak inovasi sehingga menjadikan Wonogiri sebagai wilayah yang berkarakter kearifan lokal.

Berdasarkan keterangan Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Drs. Siswanto, M.Pd kegiatan Festival Karawitan diikuti  26 Grup Karawitan  pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK se Kabupaten dan  berlangsung satu hari (9/5) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Sementara untuk Permainan tradisonal anak dan Cerita rakyat akan berlangsung tanggal 9-10  Mei 2017 di Alun-alun

Giri Krida Bhakti. Untuk Permainan tradisonal anak diikuti 394 peserta tingkat SD dan SMP dengan  46 guru pendamping. Dan cerita rakyat diikuti 175 Siswa SD dan siswa berkebutuhan khusus, serta 100 siswa PAUD dengan  20 guru pendamping. (humas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama