oleh

Pemkab Dorong Program Sejuta Rumah Secepatnya Terealisasi

Wonogiri — Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersegera dalam menindaklanjuti program sejuta rumah sesuai intruksi Presiden RI, Joko Widodo. Sementara program ini sendiri baru berjalan 30 persen di Wonogiri.

“Dengan adanya PP 64 2016 tentang Pembangunan Perumahan MBR yang baru kita terima menjadi arahan Pemkab, segera ditindak lanjuti. Kita tidak main- main dalam pelayanan dengan program ini. Bahkan, Bupati juga sudah siap. Pada intinya Pemkab Wonogiri mendukung penuh dari pengejawantahan program Nawacita,” terang Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wonogiri, Arso Utoro, Rabu (8/2).

Sedang lokasi perumahan, kata dia, tersebar di Wonogiri namun lebih banyak masih berada di sekitar perkotaan. Semisal, Bulusulur, Purwosari, Manjung, Pokoh Kidul dan Purwoharjo (Wonogiri Kota) dan Ngadirojo. Lokasi ini, dianggap paling strategis, baik dari sisi akses perkembangan perekonomian sangat terjangkau dengan wilayah perkotaan. “Ada sekitar 1.800 unit perumahan yang akan masuk di tahun pertama,” imbuhnya.

Menurut dia, program sejuta rumah di Wonogiri baru berjalan sekitar 30 persen. Namun demikian, ia tidak berkenan membeberkan secara rinci progresnya. Diakui, berkas perijinan yang diajukan investor pengembang perumahan tersebut, baru masuk dan ia terima sekitar dua bulan lalu. Pihaknya, selaku dinas bentukan baru pasca SOTK pada awal Januari 2017 ini, akan kembali mengoreksi satu persatu dokumen perijinan tersebut.

“Kita sudah menerima berkasnya hingga setumpuk, mulai hari ini sudah kita periksa satu persatu dokumennya. Koreksi itu menyeluruh, mulai dari koordinat lapangannya seperti apa, masuk tata ruang kita atau tidak, karena acuan kita Perda No 9 RTRW tahun 2011 untuk melayani investor. Yang jelas akan dipercepat, Paling tidak dalam minggu-minggu ini sudah keluar ijin-ijinnya,” paparnya.

Dia juga menegaskan, Pemkab Wonogiri mendorong agar program sejuta rumah itu terealisasi secepatnya. Mengingat di Wonogiri masih ada 44 ribu KK yang berpenghasilan rendah atau RTLH. “Pemkab kedepannya akan mengiringi untuk menunjang program sejuta rumah. Seperti sarana sanitasi dan penerangan jalan.” (HUMAS-est)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama