Bupati Wonogiri Joko Sutopo Lantik Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri

Bupati Wonogiri Joko Sutopo Lantik Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri

Wonogiri_Bupati Wonogiri Joko Sutopo pagi ini Sabtu (6/5), melantik Dewan Pengawas untuk Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri masa bhakti 2017 – 2022 di Ruang Pertemuan RSUD tersebut.

Hadir mendampingi Joko Sutopo, Sekda KabupatenWonogiri Suharno, Asisten Pemerintahan & Kesra Sekda Kabupaten Wonogiri Edi Sutopo serta segenap jajaran Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

Susunan Dewan Pengawas Badan Layanan Umum dr. Soediran Sumarso Kabupaten Wonogiri

Susunan Dewan Pengawas Badan Layanan Umum dr. Soediran Sumarso Kabupaten Wonogiri adalah  Sriwiyoso, SH MM sebagai Ketua Dewan Pengawas, sedangkan anggota yaitu Drs. Haryono, MM, Mubarok, SKM MM, dr. Joko Murdiyanto, SpA, MPH, dan  dr. Marmadi.

Dalam paparan singkat yang disampaikan dr. Joko Murdiyanto, Sp.An. MPH, bahwa tugas rumah sakit dalam era keterbukaan sangat berat dan kompleks. “Sebuah rumah sakit itu sarat akan tantangan, padat modal, padat teknologi, padat resiko, padat karya, padat resiko dan masih banyak yang lainnya. Pelayanan yang sudah benar pun bisa menjadi suatu masalah apalagi jika pelayanan itu ada kesalahan. Oleh karena itu, tantangan di era kini sangat kompleks sehingga semua unsur harus bekerja keras untu memberikan suatu pelayanan kepada pasien. “terangnya.

Lebih lanjut, Joko Murdiyanto menjelaskan bahwa dengan telah tercapanya akreditas paripurna untuk RSUD Wonogiri bukan berarti semua bisa lebih santai, akan tetapi akreditasi ini bisa suatu saat turun dan hal ini harus dijaga dengan dengan sekuat tenaga.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyampaikan bahwa tugas Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui perangkatnya yaitu RSUD Kab. Wonogiri bagaimana masyarakat Wonogiri betul-betul mendapatkan pelayanan kesehatan yang paripurna. “Maka pelayanan paripurna ini harus mampu memberikan satu semangat, satu keyakinan bahwa perawatan pasien sesuai dengan harapan masyarakat. “ terangnya.

 Bupati Wonogiri Joko Sutopo Lantik Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri

Lebih lanjut, Bupati Joko Sutopo menyampaikan saat ini masih ada kebijakan pemerintah pusat yang belum terintegrasi sampai ditingkat wilayah, ada JKN, BPJS, SKTM tetapi ironisnya alur manajemen pembiayaan memberikan konsekuensi  masih banyak sekali warga miskin yang harus jual kambing, jual asetnya, untuk memenuhi kewajiban agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Untuk program BPJS baru bisa ‘mengcover’ 376 ribu jiwa dari total penduduk 1,080 ribu jiwa, sehingga masih banyak masyarakat kita, khususnya masyarakat miskin  belum mendapatkan proteksi

Jaminan kesehatan yang telah disiapkan oleh pemerintah. Sedangkan anggaran sharing APBD Kabupaten Wonogiri untuk program BPJS sudah menyentuh Rp. 8 milyar.” Tegas Bupati Joko Sutopo.

“Kedepan APBD Kabupaten Wonogiri akan kita dorong untuk bisa memberikan jaminan kualitas pelayanan kesehatan terutama untuk masyarakat miskin di Wonogiri.” pungkasnya.

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.