Membina Potensi Tingkatkan Prestasi Olahraga di Wonogiri

Membina Potensi Tingkatkan Prestasi Olahraga di Wonogiri

Sarasehan IPSI Wonogiri bersama Bupati Wonogiri

Wonogiri_ Asian Games 2018 sebagai ajang kompetisi para atlit bangsa-bangsa di Asia baru saja usai, namun euforia insan olahraga dan seluruh warga masyarakat saat ini masih menggema. Pemerintah memberikan bonus kepada para atlit yang berprestasi juga para pelatih sebagai wujud penghargaan atas kerja kerasnya demi membawa nama harum bangsa Indonesia di mata dunia. Prestasi atlit-atlit sebagai duta bangsa sangat membanggakan, ditunjukkan dengan perolehan medali emas kontingen Indonesia yang melampaui target. Hal ini membuktikan bahwa pada sektor olahraga kita bisa berbicara di level dunia.

Momentum yang membahagiakan tersebut dipergunakan untuk menjadi penggugah semangat untuk kebangkitan prestasi bidang olahraga di Kabupaten Wonogiri, dengan digelarnya sarasehan IPSI Wonogiri dengan Bupati Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (4/9).

Salah satu cabang yang menjadi penyumbang medali emas terbesar ada pada cabang pencak silat,  14 medali emas dari total 31 medali emas kontingen Indonesia direbut oleh para pesilat Indonesia. Perolehan ini sekaligus menobatkan Tim Indonesia menjadi juara umum pada cabang olahraga yang untuk pertama kalinya digelar pada Asian Games.

Berpijak pada strategi kontingen Indonesia pada Asian Games 2018, kiranya dapat pula dilaksanakan pola pembinaan olahraga di Kabupaten Wonogiri, yaitu dengan menerapkan skala prioritas pada cabang olah raga yang berpotensi berkembang dengan baik, dan diproyeksikan dapat memberikan prestasi puncak bagi Kabupaten Wonogiri.

“Inventarisasi cabang-cabang  olahraga yang berpotensi bisa meraih prestasi perlu dilakukan untuk dikembangkan melalui pembinaan yang terukur dan terstruktur. Dengan semangat sportivitas melalui kompetisi secara rutin mulai tingkat distrik, tingkat kabupaten dan ke level yang lebih tinggi untuk mendorong potensi olah raga meraih prestasi yang terbaik di Kabupaten Wonogiri,” ungkap Bupati Joko Sutopo pada acara yang dihadiri Ketua Umum dan segenap Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri, Pelatih dan Atlet Pencak Silat Kabupaten Wonogiri dan segenap tamu undangan.

Di tengah berbagai kondisi yang ada, kiranya kebijakan tersebut menjadi salah satu solusi terbaik. Bahwa fokus pada cabang olahraga tertentu menjadi sangat penting untuk membawa nama Kabupaten Wonogiri bisa berprestasi pada event olahraga regional, nasional, bahkan internasional.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan memberikan perhatian khusus kepada para atlit yang berprestasi.  Misalnya di bidang pendidikan, bagi atlit berprestasi yang masih duduk di bangku kuliah akan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Begitu juga untuk pelatihnya yang ingin bergabung dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, diberikan kesempatan sebagai suatu penghargaan dan penghormatan.

Bupati berharap agar Pendopo Rumah Dinas Bupati menjadi ruang publik. Dalam event apapun pemberangkatan kontingen dari Pendopo dan setelah selesai juga diterima di Pendopo sebagai wujud negara hadir dan refleksi untuk mengingatkan akan hak dan kewajiban masing-masing. Pemerintah berencana akan menganggarkan 11 M di Tahun 2019 untuk  revitalisasi fungsi Stadion Pringgondani sebagai kebanggaan dan simbolisasi keolahragaan di Wonogiri. Serta upaya untuk membangun komitmen menjunjung tinggi sportifitas demi kejayaan olah raga di Kabupaten Wonogiri.

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.