Bupati Ingin Masyarakat Wonogiri Berdaya Saing

Bupati Ingin Masyarakat Wonogiri Berdaya Saing

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengungkapkan salah satu mimpi selama menjabat di Kabupaten Wonogiri, adalah menjadikan masyarakat Wonogiri memiliki daya saing dengan daerah lain. Bupati Ingin Masyarakat Wonogiri Berdaya Saing

Daya saing tersebut diartikan bahwa dalam berbagai aspek, potensi Kabupaten Wonogiri dapat muncul dengan berbagai kelebihan yang dimiliki.

Dalam hal budidaya peternakan, sapi, jumlah populasi sapi di Kabupaten Wonogiri berada pada posisi dua terbesar se-Provinsi Jawa Tengah, dan akan semakin berkembang apabila diikuti dengan teknologi yang tepat. Dan pelatihan yang dilaksanakan menjadi salah satu upaya

Hal tersebut dikemukakan dihadapan para peserta pelatihan kesehatan hewan dan reproduksi hewan ternak di Pondopo Kecamatan Girimarto, Sabtu (04/03/2017).

Pelatihan tersebut diikuti para inseminator se-Kabupaten Wonogiri, juga petani peternak penerima program pengembangan sapi terpadu di Kabupaten Wonogiri.

Bertindak selaku narasumber dalam pelatihan tersebut Dr.drh. Agung Buditanto, MP, dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Melalui pelatihan yang menghadirkan pakar tersebut, diharapkan terjadi transfer teknologi bagi para petani dan juga inseminator.

Wilayah Kecamatan Girimarto dipilih sebagai lokasi pelatihan karena mendapat bantuan pengembangan peternakan sapi terpadu dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

Jumlahnya pun terhitung cukup besar, yaitu 180 ekor sapi jantan. Yang diberikan bersamaan dengan bantuan berupa 18 kandang komunal, 18 paket digester biogas, bibit pakan hijauan, pakan konsentrat untuk 1 periode penggemukan sebanyak 193,5 ton pakan konsentrat serta obat-obatan.

Bantuan tersebut diterima warga yang tergabung dalam kawasan perdesaan di Kecamatan Girimarto terdiri dari Desa Waleng, Desa Semagar, Desa Bubakan, Desa Selorejo, dan Desa Girimarto.

Angkat Satu Potensi

 

Dengan mengangkat satu potensi yang ada, yaitu budidaya sapi yang digarap dengan baik, Mas Jekek yakin bahwa posisi daya saing Wonogiri akan meningkat.

Namun demikian ada satu hal mendasar yang menjadi perhatian Bupati Wonogiri, yaitu agar masyarakat penerima bantuan mengubah mind-set dalam menyikapi bantuan yang diterima.

Selama ini muncul fenomena penyalahgunaan bantuan hewan ternak, mulai dari dirawat tidak semestinya, dilaporkan mati, dan lain sebagianya.

Pemahaman ini harus segera diubah. Jika ingin maju, maka bantuan harus dikelola dengan baik, dan akan menjadi salah satu kunci kesuksesan di masa yang akan datang.

Pengembangan peternakan sapi terpadu ini, dimaksudkan untuk menggali potensi kewilayahan yang ada, diantaranya potensi pertanian, peternakan, dan pariwisata, yang dalam pelaksanaannya melibatkan unsur instansi pemerintahan yang terkait.

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.