PEMKAB WONOGIRI DAN PMI GELAR SIMULASI BENCANA DALAM RUANG

PEMKAB WONOGIRI DAN PMI GELAR SIMULASI BENCANA DALAM RUANG

WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama PMI Cabang Wonogiri gelar simulasi bencana dengan metode Table Top Exercise (TTX), Kamis (30/1) bertempat di Aula Markas PMI Cabang Wonogiri dengan menghadirkan pelatih dari ARC (America Red Cross) dan PMI Cabang Cilacap.

Pelatihan simulasi ini merupakan tindak lanjut dari penyusunan Rencana Kontijensi yang telah disusun bulan Desember 2013 kemarin. Acara yang difasilitasi oleh PMI Cabang Wonogiri ini diharapkan akan dapat mensinergikan program-program penanggulangan bencana yang telah dilaksanakan oleh PMI selama ini. Dalam sambutannya Sekretaris PMI Cabang Wonogiri, Drs. Annajib Tohari, MM menyampaikan bahwa dengan telah terbentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri maka perlu dilakukan koordinasi untuk mensinergikan program-program PMI yang telah berjalan hampir 2 tahun ini.”Sampai bulan ini sudah ada 30 desa yang telah dilatih Kesehatan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) dan 25 desa diantaranya juga telah dilatih Pengurangan Resiko Bencana (PRB)yang dananya didukung oleh America Red Cross (ARC) dan Spanyol Red Cross (SRC), sehingga masih terdapat 264 desa/kelurahan yang belum terlatih” terangnya. Najib berharap 264 desa/kelurahan yang belum terlatih ini akan dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Wonogiri melalui BPBD Kabupaten Wonogiri.

Pelatihan simulasi dengan metode TTX adalah salah satu metode pelatihan dalam bentuk simulasi tanpa tekanan dengan lingkungan atau situasi yang informal, tujuannya untuk peningkatan pemahaman akan tugas dan fungsi dan menguji prosedural yang telah disusun. Prosedural yang dimaksud adalah Rencana kontijensi. Kontijensi adalah suatu keadaan atau situasi yang diperkirakan akan segera terjadi, tetapi mungkin juga tidak akan terjadi. “dalam menyusun rencana kontijensi pilihlah yang terburuk karena akan berdampak luarbiasa terhadap lainnya,” terang Al Akbar Abu Bakar dari ARC. Acara yang berlangsung sehari ini melibatkan Kodim, Polres, dan kecamatan-kecamatan yang diprediksi berpotensi mengalami bencana. (yuni_humas)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.