NAHDLATUL ULAMA WONOGIRI GELAR KONFERCAB IV MASA KHIDMAT 2009-2014

NAHDLATUL ULAMA WONOGIRI GELAR KONFERCAB IV MASA KHIDMAT 2009-2014

WONOGIRI – Nahdlatul Ulama Kabupaten Wonogiri menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IV Masa Khidmat 2009-2014 bertempat di Pondok Pesantren Al Amanah Sempon Pandeyan Kecamatan Jatisrono Wonogiri, Minggu (12/1). Sejumlah 450 warga NU yang tergabung dalam Kepengurusan NU di 24 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dan 73 Ranting NU se-Kabupaten Wonogiri hadir dalam perhelatan akbar ini.

Tampak hadir pula Ketua Pengurus Wilayah NU Jateng, Prof. Dr. Abu Hafsin, MA, Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah Dr. Drs Syamsudin Asrofi, M.Hum, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Wawan Setyo Nugroho, Kepala Kantor Kemenag, Syafrudin, Kepala Kantor Kesbangpol, Drs. Sulardi, MM, dan para Muspika Kecamatan Jatisrono.

Panitia Penyelenggara Drs. H. Ahmad Farid, MSI menyampaikan bahwa acara yang digelar 5 tahunan ini akan memilih kepengurusan Cabang NU Kabupaten Wonogiri masa bakti 2014 – 2019 dan merumuskan paradigma baru dalam merespon perubahan-perubahan sosial yang ada dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang bersih dan bermartabat.

Dalam khotbah iftitah Pengurus Besar NU yang dibacakan oleh Rois Syuriah PC NU Kabupaten Wonogiri, KH Abdul Aziez Mahfuf disampaikan bahwa NU memiliki wawasan multikultural, menghargai perbedaan agama, tradisi dan kepercayaan yang merupakan warisan budaya nusantara. “NU tidak pernah berfikir untuk menyatukan apalagi menghilangkan madzab-madzab keagamaan yang ada. Sikap toleransi NU terhadap tradisi dan budaya bukan berarti melindunginya akan tetapi NU mengakui keberadaannya, karena mereka juga memiliki hak hidup di Republik tercinta ini,” terangnya. Beliau juga dengan tegas menyampaikan bahwa NU tidak akan pernah mentolerir penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan, “Reformasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pergerakan NU, namun NU tidak setuju jika atas nama demokrasi, akhlaqul karimah disingkirkan, atas nama transparansi, aib orang lain dibuka dengan bebas, atas nama HAM, kehidupan homo seksual dan lesbi dilegalkan, atas nama kebebasan beragama, dasar-dasar agama orang lain dinodai, dan untuk kepentingan pariwisata, industri seksual ditolerir,” tegasnya. Oleh karena itu beliau berharap adanya komitmen dari pemerintah untuk melibatkan para ulama dalam perumusan perencanaan pembangunan.

Sementara itu, Ketua PWNU, Prof. Dr. Abu Hafsin, MA dalam pengarahannya merasa bangga atas keberhasilan NU di Kabupaten Wonogiri yang dalam kurun waktu 20 tahun ini telah tumbuh berkembang dengan pesat. “Dulu tahun 1994 saya datang ke Wonogiri tidak pernah ada konferensi, ketua syuriah dan tanfidziah dirangkap satu orang, MWC hanya berupa majelis taklim dan belum ada pengurus di tingkat ranting, sekarang perkembangan NU di Kabupaten Wonogiri sudah sangat besar. Jika dilihat dari faktor geografis dan budayanya, saya yakin Kabupaten Wonogiri ini akan lebih cocok berdampingan model islam NU yang bisa berjalan sejajar dengan tradisi budaya Wonogiri,” ┬Łterangnya.

Menurut Abu Hafsin, kecocokan ini disebabkan karena Islam NU adalah islam yang inklusif bukan Eksklusif. Yang artinya Islam yang sangat toleran dengan budaya lokal yang tidak begitu saja mengatakan bid’ah dan musyrik terhadap segala sesuatu. Kehadiran Ketua PBNU Jateng di Kabupaten Wonogiri didampingi oleh Wakil Ketua LAZIS NU, Ketua Fatayat NU dan Ketua Lazis NU.

Bersamaan dengan acara tersebut, Bupati Wonogiri melalui Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonogiri, Drs. Sulardi, MM berpesan agar warga NU mensukseskan pesta demokrasi tahun ini dengan cara menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2014 mendatang. Ketua PCNU, H. Mubarok, SKM mendukung dengan menyampaikan pidato singkatnya agar semua warga NU memilih apapun partai yang bisa menjadi penampung aspirasinya.”Karena NU ada dimana-mana tetapi tidak kemana-mana oleh karena itu NU mempersilakan warganya untuk menyampaikan aspirasi politiknya dimanapun yang dikehendaki,” katanya. (yuni_humas)

Subscribe

Maturnuwun sudah baca berita kami untuk langganan berita silahkan masukkan email aktif di bawah ini nggih

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.